Batu Street Food Festival Jadi Penggerak Pengembangan Gastronomi Kota Batu

  • 18 Sep 2026 10:59 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Wali Kota Batu Nurochman menyebut Batu Street Food Festival (BSFF) menjadi salah satu event yang menopang perkembangan kuliner di Kota Batu. Pernyataan tersebut disampaikan saat pelaksanaan BSFF ke-9 di Balai Kota Among Tani, Kota Batu.

Nurochman mengatakan BSFF menjadi bagian dari ekosistem kegiatan gastronomi yang mendukung pengembangan Kota Batu sebagai kota kreatif bidang gastronomi. “Maka BSFF menjadi salah satu event yang menjadi tulang punggung dari kuliner yang ada di Kota Batu,” ujarnya, Jum'at (18/9/2026).

Menurut Nurochman, Kota Batu sebelumnya telah mempresentasikan potensi daerahnya di Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menjadi nominasi Kota Kreatif bidang gastronomi. Program tersebut berkaitan dengan UNESCO Creative Cities Network atau UCCN yang mendorong pengembangan kota kreatif di berbagai bidang.

Nurochman menjelaskan terdapat empat daerah yang masuk dalam nominasi tersebut, termasuk Kota Batu. Dari empat daerah tersebut, nantinya akan dipilih dua daerah untuk menjadi nominator dalam proses selanjutnya.

Ia menjelaskan gastronomi tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga makanan khas yang memiliki nilai sejarah. “Gastronomi Adalah makanan khas yang punya nilai histori atau sejarah,” kata Nurochman.

Menurut Nurochman, kegiatan kuliner seperti BSFF turut membangun pengalaman wisata bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu. Ia menilai pengalaman berkuliner perlu terus berkembang untuk memperkuat karakter Kota Batu sebagai kota wisata.

“Maka menciptakan situasi-situasi yang keakraban dan pengalaman-pengalaman berkuliner di Kota Batu itu terus tumbuh dan berkembang,” jelasnya. Pelaksanaan BSFF menjadi salah satu kegiatan yang mempertemukan kuliner, pengalaman wisata, dan interaksi masyarakat dalam rangkaian agenda pariwisata Kota Batu.

BSFF ke-9 yang digelar 17–19 September 2026 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan gastronomi di Kota Batu. Konsistensi pelaksanaan festival tersebut sekaligus memperkuat keberadaan kegiatan kuliner sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....