Karhutla Gunung Butak Meluas, Tim Gabungan Siapkan Operasi Darat
- 16 Sep 2026 16:10 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang bersama tim gabungan terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Butak. Hingga Selasa (15/9/2026) sore, api dilaporkan telah merambah sejumlah petak hutan di sekitar Puncak Pitrang dan Gunung Malang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan melalui laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), pemantauan dilakukan dari dua titik utama, yakni Pos Batu Tulis di wilayah Kecamatan Wagir dan Pos Aju-Pengamatan Selorejo di Kecamatan Dau.
Di Pos Batu Tulis, tim gabungan dari Perhutani dan pengelola jalur pendakian Precet melakukan pemetaan langsung terhadap area terdampak. Hasil pemantauan menunjukkan rambatan api telah memasuki Petak 193 atau kawasan Puncak Pitrang dan berpotensi meluas ke Petak 197 di sekitar Batu Tulis.
Untuk mengantisipasi perluasan kebakaran, BPBD bersama Perhutani dan unsur terkait menyiapkan operasi darat pada Rabu (16/9/2026). Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah pembuatan ilaran atau sekat bakar di sepanjang jalur pendakian Batu Tulis menuju kawasan Gunung Pasang.
Langkah tersebut juga ditujukan untuk melindungi jalur pipa air bersih yang bersumber dari mata air Gunung Pasang. Infrastruktur tersebut selama ini memasok kebutuhan air bagi enam desa, yakni Desa Sumbersuko, Parangargo, Petungsewu, dan Dalisodo di Kecamatan Wagir, serta Desa Balesari dan Babadan di Kecamatan Ngajum.
“Tim darat direncanakan bermalam di sekitar Pos 3 sebelum melanjutkan operasi pembuatan sekat bakar pada hari berikutnya,” ucap Sadono, Rabu (16/9/2026).
Sementara itu, di Pos Aju dan kawasan Gunung Malang, tim gabungan yang terdiri atas Perhutani, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Gadingkulon, BPBD, TNI, dan relawan juga terus melakukan penanganan di lapangan. Sebanyak 60 personel diterjunkan untuk melakukan pemetaan dan pembuatan sekat bakar.
Hasil pemantauan menunjukkan area terdampak telah meluas hingga Petak 193 dan Petak 212 di sekitar Puncak Gunung Malang. Saat ini, 35 personel masih bertahan di lapangan untuk memperkuat sekat bakar guna menahan laju api.
Selain operasi teknis, tim gabungan juga melakukan koordinasi untuk menghimpun tambahan personel serta kebutuhan logistik berupa makanan ringan, masker, dan air minum bagi petugas yang bertugas di lapangan.
BPBD Kabupaten Malang memastikan pemantauan dan penanganan karhutla di kawasan Gunung Butak dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Perhutani, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pengelola jalur pendakian, hingga masyarakat dan relawan setempat.
Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan lainnya serta melindungi sumber daya alam dan infrastruktur vital yang berada di sekitar Gunung Butak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....