Suasana Haru Iringi Kedatangan Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 di Blitar

  • 15 Sep 2026 16:02 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Suasana haru menyelimuti rumah duka Reyner Fausta Yosilianto (22) di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, salah satu korban meninggal dunia dalam insiden KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa.

Jenazah Reyner tiba di rumah duka pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 11.21 WIB. Kedatangan jenazah langsung disambut isak tangis keluarga dan kerabat.

Reyner kemudian dimakamkan di TPU Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana duka. Tangis keluarga mengiringi Reyner hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Ibu korban, bernama Wiwik Susiani, mengatakan kabar mengenai insiden KM Virgo Transport 8 pertama kali diketahuinya pada Minggu (13/9/2026) pagi melalui media sosial.

Saat itu, dua anaknya, Reyner (22) dan Susanto (38) berada di kapal tersebut. Keluarga kemudian berupaya mencari informasi mengenai kondisi keduanya.

Wiwik mengaku sempat mendapatkan informasi bahwa Reyner dan Susanto tercatat sebagai korban selamat. Namun, setelah menunggu hingga siang hari, kedua anaknya belum juga terlihat maupun memberikan kabar.

Sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, keluarga kemudian didatangi tim Jasa Raharja yang mengabarkan adanya korban tanpa identitas. Reyner diketahui tidak membawa KTP saat berada di kapal.

Korban kemudian diidentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari. Hasil pemeriksaan memastikan korban tersebut adalah Reyner.

Menurut Wiwik, Reyner baru sekitar satu bulan mengikuti kakaknya, Susanto, bekerja mengirim makanan ringan dari Lamongan menuju Banjarmasin. Dalam pekerjaan itu, Reyner bertugas sebagai kernet, sedangkan Susanto menjadi sopir.

"Kalau kakaknya sudah sering bekerja seperti itu, tapi adiknya baru satu bulan ini ikut kakaknya. Baru tiga kali, terus yang terakhir ini," ujar Wiwik.

Reyner meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih berusia delapan bulan.

Sementara itu, hingga Selasa (15/9/2026), keluarga masih menunggu kabar mengenai Susanto yang hingga kini belum ditemukan.

Wiwik berharap anak sulungnya tersebut segera ditemukan dan keluarga mendapatkan kabar terbaik.

Usai mengantarkan Reyner ke tempat peristirahatan terakhirnya, suasana duka kembali pecah. Istri dan kakak Reyner tidak kuasa menahan kesedihan hingga keduanya sempat pingsan.

Keluarga pun masih harus menghadapi penantian panjang untuk mendapatkan kepastian mengenai keberadaan Susanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....