SDI Surya Buana Salurkan Donasi Peduli NTT melalui YDSF Malang
- 15 Sep 2026 09:37 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - SDI Surya Buana Malang menyalurkan donasi kemanusiaan Peduli NTT melalui Laznas YDSF Malang, Senin (14/9/2026). Penyerahan donasi dilakukan dalam rangkaian Upacara Bendera sekaligus menjadi bagian dari edukasi kepedulian sosial bagi siswa.
Kepala YDSF Cabang Malang M. Fandi Bakhtiar hadir sebagai Pembina Upacara dan memberikan penguatan kepada siswa kelas 1 hingga kelas 6. Ia mengajak para siswa membiasakan berbagi dan melakukan kebaikan sejak usia dini.
Menurut Fandi, sedekah tidak harus menunggu seseorang dewasa atau memiliki banyak harta. “Jangan menunggu kaya untuk berbagi, biasakan berbagi sejak sekarang,” pesannya kepada para siswa.
Fandi menjelaskan, kebiasaan berbagi sejak kecil dapat membentuk karakter dan kepedulian sosial ketika anak tumbuh dewasa. Sedekah juga tidak hanya berkaitan dengan pemberian harta, tetapi menjadi wujud perhatian dan kepedulian kepada sesama.
Dalam amanatnya, Fandi mengajak siswa menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam melakukan kebaikan. Ia menyebut Rasulullah memiliki kepedulian terhadap sesama yang kemudian diteladani para sahabat.
Fandi turut menyampaikan kisah Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu mengenai sumur yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengangkat keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu dalam pengorbanan dan kedermawanan.
Menurut Fandi, kisah para sahabat tersebut menunjukkan bahwa harta dapat menjadi sarana untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Nilai tersebut kemudian diterjemahkan dalam bentuk kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengatakan kebaikan dapat dimulai melalui tindakan sederhana di lingkungan terdekat. “Anak-anak bisa belajar dari Rasulullah dan para sahabat bahwa menjadi orang baik bukan hanya tentang pintar, tetapi juga tentang mau berbagi dan memberikan manfaat kepada orang lain,” ungkap Fandi.
Bentuk kepedulian tersebut antara lain berbagi makanan dengan teman, membantu orang tua, serta menolong teman yang mengalami kesulitan. Siswa juga dapat menyisihkan uang untuk membantu orang yang membutuhkan dan memberikan perhatian kepada orang lain.
Pesan mengenai pentingnya berbagi kemudian diwujudkan melalui penyerahan donasi Peduli NTT. Donasi tersebut dikumpulkan oleh keluarga besar SDI Surya Buana dan disalurkan melalui Laznas YDSF Malang.
Penyerahan donasi menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan karena siswa dapat melihat langsung praktik kepedulian sosial. Dengan demikian, nilai sedekah tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi diwujudkan dalam aksi kemanusiaan.
Fandi mengapresiasi kepedulian keluarga besar SDI Surya Buana yang turut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk memahami sekaligus mempraktikkan nilai berbagi.
“Hari ini anak-anak belajar tentang sedekah, sekaligus belajar mempraktikkan sedekah,” terang Fandi. Menurutnya, pembelajaran tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan tentang kebaikan dapat diwujudkan menjadi amal dan memberikan manfaat bagi sesama.
Kegiatan SDI Surya Buana bersama YDSF Malang mempertemukan pendidikan karakter dengan aksi kemanusiaan dalam lingkungan sekolah. Penyaluran donasi Peduli NTT menjadi bentuk nyata keterlibatan siswa dan keluarga besar sekolah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan tersebut, pendidikan di SDI Surya Buana tidak hanya menyampaikan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk pengalaman sosial bagi siswa. Donasi Peduli NTT sekaligus menjadi bukti bahwa nilai kepedulian dan berbagi dapat diperkenalkan melalui tindakan nyata sejak bangku sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....