Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Selatan Malang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- 14 Sep 2026 12:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Gempa bumi magnitudo 5,0 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Malang dan sekitarnya, Senin (14/9/2026) pukul 08.42 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa yang berpusat di laut tersebut tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan analisis pemutakhiran BMKG, episenter gempa berada di laut, sekitar 160 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang. Pusat gempa berada pada kedalaman 39 kilometer.
Kepala Geofisika III BMKG Malang, Ricko Kardoso, mengatakan gempa tersebut berkaitan dengan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.
“Dari analisis BMKG, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami, jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan hal itu. Gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia,” kata Ricko saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).
BMKG juga mengidentifikasi mekanisme sumber gempa sebagai sesar turun atau normal fault.
Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk Sumbermanjing Wetan dan Gedangan di Kabupaten Malang hingga Puger, Kabupaten Jember, dengan intensitas III MMI.

Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan dapat dirasakan seperti getaran akibat kendaraan besar yang melintas.
Hingga pukul 10.00 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menerapkan langkah keselamatan saat merasakan gempa.
“Ketika merasakan gempa bumi, masyarakat dapat melakukan drop, cover, and hold on, yaitu merunduk, melindungi kepala, dan berpegangan pada meja atau benda yang kuat,” ujar Ricko.
BMKG meminta masyarakat mengikuti informasi perkembangan gempa hanya melalui aplikasi InfoBMKG dan kanal resmi BMKG.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....