DPRD Nilai Angkutan Pelajar Gratis Belum Efektif

  • 12 Sep 2026 22:50 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Program angkutan pelajar gratis di Kota Malang dinilai belum efektif karena jumlah armada yang tersedia masih terbatas dibandingkan dengan jumlah pelajar yang harus dilayani.

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Arif Wahyudi, mengatakan saat ini terdapat 66 unit angkutan pelajar dengan kapasitas sekitar delapan siswa per armada. Dengan jumlah tersebut, layanan baru mampu menjangkau ratusan pelajar.

“Jumlah siswa di Kota Malang ini puluhan ribu. Artinya, sebetulnya tidak signifikan juga, hanya mengangkut ratusan pelajar,” kata Arif. Sabtu 12 September 2026.

Menurutnya, jika Pemkot Malang ingin menjadikan angkutan pelajar gratis sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik, jumlah armada dan cakupan layanan perlu ditambah.

Arif menilai penggunaan mikrolet sebagai angkutan pelajar gratis sebenarnya dapat terus dikembangkan, selama pemerintah memastikan kebutuhan transportasi pelajar dapat terlayani secara lebih luas.

“Kalau memang ingin all out terkait angkutan pelajar gratis, tambah itu. Kalau pelayanan publiknya ingin baik, pelajar digratiskan supaya mau naik mikrolet,” ujarnya.

Ia juga menilai program yang baru berjalan sekitar sepekan masih membutuhkan sosialisasi kepada pelajar dan masyarakat. Evaluasi secara berkala diperlukan untuk mengetahui sejauh mana layanan tersebut benar-benar dimanfaatkan.

Arif berharap evaluasi awal dapat menjadi dasar Pemkot Malang untuk menentukan apakah perlu menambah armada, memperluas rute, maupun memperbaiki pola pelayanan angkutan pelajar gratis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....