BMKG Catat 111 Gempa di Jatim Sepekan, Aktivitas Tertinggi Terjadi 6 September

  • 12 Sep 2026 10:30 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Malang mencatat sebanyak 111 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya selama periode 4 hingga 10 September 2026.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengatakan aktivitas kegempaan tersebut didominasi gempa dangkal yang berjumlah 88 kejadian, sementara 23 kejadian lainnya merupakan gempa menengah.
“Dalam periode tersebut tidak tercatat gempa bumi dalam. Sebagian besar aktivitas seismik masih didominasi gempa dangkal yang umumnya berkaitan dengan aktivitas tektonik di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya,” ujar Ricko, Sabtu (12/9/2026).
BMKG mencatat magnitudo terbesar yang terjadi selama periode pemantauan mencapai M5,38, sedangkan magnitudo terkecil tercatat M1,12.
Berdasarkan distribusi harian, aktivitas gempa tertinggi terjadi pada 6 September 2026 dengan 22 kejadian. Sementara itu, aktivitas terendah tercatat pada 9 September 2026 dengan 10 kejadian gempa.
Ricko menjelaskan, aktivitas kegempaan di Jawa Timur dipengaruhi oleh interaksi Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia, serta aktivitas sejumlah sesar aktif yang tersebar di wilayah Jawa Timur.
Meski frekuensi gempa masih cukup tinggi, sebagian besar gempa yang terjadi memiliki magnitudo kecil dan tidak menimbulkan dampak signifikan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Timur.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....