Cek Harga Beras di Blitar, Polisi Pastikan Masih di Bawah HET

  • 10 Sep 2026 09:19 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Harga beras di Kota Blitar masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah. Kondisi tersebut diketahui setelah Satreskrim Polres Blitar Kota bersama instansi terkait melakukan pengawasan harga dan mutu beras di tingkat produsen, distributor hingga pasar tradisional.

Pengawasan dilakukan di sejumlah lokasi, yakni Penggilingan Padi UD Merpati Jaya di Jalan Cilincing, Toko 12 di Jalan Tanjung, serta Kios Bu Katini di Pasar Templek, Kota Blitar.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Rudi Kuswoyo mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan harga beras di tingkat perdagangan tetap terkendali sekaligus melihat kondisi distribusinya.

Dari pengecekan di UD Merpati Jaya, petugas mendapati aktivitas penggilingan sedang berhenti sementara. Kondisi itu berlangsung sekitar satu pekan karena harga bahan baku berupa gabah pecah kulit (PK) mengalami kenaikan.

Meski demikian, UD Merpati Jaya masih memiliki produk beras dengan merek Baru Muncul yang dipasarkan dengan harga Rp14.800 per kilogram. Beras tersebut didistribusikan ke wilayah Kabupaten Blitar, khususnya kepada pedagang kecil.

Sementara di tingkat distributor, Toko 12 menjual beras premium merek Bunga Sakura dengan harga Rp14.750 per kilogram dan Mana Lagi seharga Rp14.800 per kilogram.

Adapun di tingkat pasar tradisional, petugas mengecek Kios Bu Katini di Pasar Templek. Pedagang tersebut menjual beras premium merek Setra Ramos dengan harga Rp14.500 per kilogram.

AKP Rudi Kuswoyo menegaskan, dari hasil pengecekan di tiga titik tersebut tidak ditemukan beras yang dijual melebihi HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, pengawasan dilakukan secara berjenjang mulai dari produsen, distributor hingga pedagang di pasar tradisional. Langkah tersebut penting untuk mengetahui perkembangan harga sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan beras dengan harga yang wajar.

"Dari hasil pengecekan, belum ditemukan adanya beras yang dijual di atas HET," kata AKP Rudi Kuswoyo, Kamis (10/9/2026).

Petugas juga memastikan pengawasan terhadap harga dan mutu beras akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan dan harga di wilayah Kota Blitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....