Bapas Malang Wujudkan Layanan Jemput Bola Melalui Program Bisma Uklam
- 10 Sep 2026 09:24 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Keterbatasan jarak dan akses wilayah menjadi salah satu tantangan dalam pembimbingan klien pemasyarakatan. Untuk memastikan layanan tetap berjalan, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Malang menerapkan layanan jemput bola melalui program Bisma Uklam.
Pada Rabu (9/9/2026), empat Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Malang, Putri Arti Wulandari, Sri Muhartati, Moch Syamsudin Nurhidayanto, dan Wahyu Ardhana, mendatangi wilayah Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, untuk memberikan pembimbingan sekaligus memantau kondisi klien secara langsung.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan proses reintegrasi sosial klien tetap berjalan, termasuk kepatuhan terhadap ketentuan yang harus dipenuhi selama menjalani masa bimbingan.
Kepala Bapas Malang, Fathorrosi mengatakan, layanan jemput bola diperlukan karena tidak semua klien memiliki kemudahan akses untuk datang ke kantor Bapas.
“Bisma Uklam bukan sekadar program rutin, ini adalah bentuk kehadiran negara untuk membimbing klien. Kami memahami kendala jarak dan biaya yang kerap dialami klien,” ujarnya.
Menurutnya, dengan mendatangi klien secara langsung, proses pembimbingan dapat dilakukan lebih optimal sekaligus membantu mengurangi risiko klien kembali melakukan tindak pidana.
Program Bisma Uklam juga ditujukan untuk mengurangi beban waktu dan biaya transportasi bagi klien yang tinggal di wilayah terpencil. Di sisi lain, pemantauan secara langsung memungkinkan petugas mengetahui kondisi klien dan lingkungan sosialnya.
Pelaksanaan pembimbingan di Sumbermanjing Wetan turut difasilitasi oleh Pemerintah Kecamatan Sumbermanjing Wetan yang menyediakan lokasi untuk kegiatan tersebut.
Bapas Malang berharap layanan jemput bola dapat memastikan hak klien untuk memperoleh pembimbingan tetap terpenuhi, sekaligus mendukung proses mereka kembali beradaptasi dan diterima di tengah masyarakat. (dwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....