APBD 2027 Kota Batu Perkuat Sektor Pertanian dan Lingkungan
- 05 Sep 2026 07:32 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Pemerintah Kota Batu bersama DPRD Kota Batu menyepakati Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan tersebut menempatkan modernisasi pertanian dan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari prioritas pembangunan daerah.
Wali Kota Batu, Nurochman, mengatakan arah kebijakan makro ekonomi 2027 diarahkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Penguatan sektor unggulan seperti pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi bagian dari kebijakan tersebut.
Dalam struktur belanja daerah yang diproyeksikan mencapai Rp1,07 triliun, Pemkot Batu menyiapkan sejumlah program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dua program yang menjadi perhatian dalam rancangan anggaran tersebut yakni Smart Integrated Farming dan pengelolaan sampah terpadu.
Program Smart Integrated Farming dipusatkan di Desa Giripurno untuk mengintegrasikan teknologi modern dengan sistem pertanian lokal. Penerapan program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta nilai tambah hasil pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan.
Di sektor lingkungan, Pemkot Batu memperkuat pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan sebagai tindak lanjut Local Service Delivery Improvement Program (LSDP). Penanganan sampah diarahkan dilakukan secara sistematis dari hulu hingga hilir untuk mendukung keberlanjutan lingkungan Kota Batu.
Dari sisi pendapatan, APBD 2027 memproyeksikan Pendapatan Daerah sebesar Rp990,2 miliar. Angka tersebut terdiri atas PAD Rp365 miliar, Pendapatan Transfer Rp614,2 miliar, dan Lain-lain Pendapatan yang Sah Rp11 miliar.
Nurochman memastikan peningkatan target PAD dilakukan secara terukur dan memiliki kepastian hukum tanpa membebani masyarakat. Sementara itu, defisit anggaran sebesar Rp80,08 miliar akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan daerah berupa SILPA.
“Melalui penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS TA 2027 ini, kami ingin menghadirkan profil anggaran yang lebih proporsional, partisipatif, akuntabel, dan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat Kota Batu,” ujar Nurochman, Jum'at (4/9/2026).
Selain pertanian dan lingkungan, APBD 2027 tetap mengalokasikan anggaran untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, rehabilitasi Stadion Gelora Brantas, serta Belanja Tidak Terduga. Dengan belanja daerah Rp1,07 triliun dan pendapatan Rp990,2 miliar, rancangan APBD 2027 Kota Batu menggabungkan penguatan sektor unggulan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....