Pertamina Sesuaikan Distribusi Pertalite di Malang Raya

  • 02 Sep 2026 10:47 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang – PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian penyaluran Pertalite dari Fuel Terminal (FT) Malang dalam dua hari terakhir. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi stok di titik suplai dan kebutuhan BBM di wilayah Malang Raya.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, penyesuaian distribusi dilakukan secara terukur untuk menjaga pemerataan pasokan di sejumlah wilayah.

“Dalam kondisi tertentu, kami melakukan penyesuaian distribusi secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi stok dan kebutuhan di masing-masing wilayah. Pengaturan ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga agar penyaluran tetap berjalan dan pasokan dapat terdistribusi secara merata,” kata Ahad, Selasa (1/9/2026).

Pertamina mencatat kebutuhan Pertalite di Malang Raya mengalami peningkatan sekitar 6 persen berdasarkan evaluasi penyaluran pada bulan-bulan sebelumnya. Sementara kebutuhan Biosolar meningkat sekitar 15 persen.

“Peningkatan tersebut antara lain dipengaruhi musim panen tebu serta meningkatnya aktivitas pariwisata selama periode liburan,” ungkapnya.

Untuk menyesuaikan dengan kondisi tersebut, Pertamina melakukan pengaturan volume penyaluran berdasarkan ketersediaan stok di titik suplai, kebutuhan masing-masing SPBU, serta kondisi distribusi di lapangan.

Ahad mengungkapkan, pemantauan terhadap kebutuhan BBM di Malang Raya terus dilakukan. Pola distribusi akan kembali disesuaikan berdasarkan perkembangan stok dan kebutuhan masyarakat.

“Kami terus melakukan monitoring secara intensif dan akan menyesuaikan pola penyaluran berdasarkan perkembangan stok serta kebutuhan masyarakat,” katanya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.
“Masyarakat diminta menyikapi informasi mengenai kondisi BBM yang beredar di media sosial secara bijak dan memastikan kebenarannya sebelum menyebarluaskannya,” ujar Ahad.

Menurut Ahad, pembelian berlebihan dan penyebaran informasi yang belum terverifikasi berpotensi memicu kekhawatiran serta antrean yang sebenarnya tidak diperlukan.

“Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengevaluasi kondisi pasokan secara berkala guna menjaga kelancaran distribusi BBM bersubsidi di Malang Raya,” kata dia.

Masyarakat yang membutuhkan informasi resmi mengenai layanan dan penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....