Monyet Peliharaan Diduga Lepas, Damkar Blitar Evakuasi ke Hutan
- 30 Agt 2026 21:30 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Kemunculan seekor monyet ekor panjang di tengah permukiman warga Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, sempat membuat warga resah.
Monyet tersebut akhirnya berhasil dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar. Alih-alih dikembalikan ke permukiman, satwa itu kemudian dilepasliarkan ke kawasan hutan lindung di lereng Gunung Kelud.
Kasi Damkar, Penyelamatan, dan Sarpras Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, mengatakan monyet tersebut dilepas di kawasan hutan jalur pendakian Gunung Kelud, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Sabtu (29/8/2026).
| Baca juga: Kebakaran Kamar Penginapan, Rugi Rp15 Juta |
"Seekor monyet ekor panjang yang kami evakuasi dari permukiman warga kami lepas di hutan lindung lereng Gunung Kelud," kata Tedi, Minggu (30/8/2026).
Menurutnya, keputusan melepasliarkan satwa tersebut merupakan tindak lanjut rekomendasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Damkar kemudian berkoordinasi dengan Perhutani untuk menentukan lokasi pelepasan yang dinilai sesuai dengan habitat monyet ekor panjang.
"Kami melepasnya di kawasan hutan lindung jalur pendakian Gunung Kelud di Desa Karangrejo," ujarnya.
Tedi menjelaskan, kawasan hutan lereng Gunung Kelud masih menyediakan sumber makanan yang cukup bagi satwa. Dengan demikian, monyet tersebut diharapkan dapat kembali hidup di habitat alaminya.
"Karena di sana makanan untuk hewan masih banyak. Monyet tersebut bisa kembali ke habitatnya," katanya.
Sebelumnya, keberadaan monyet ekor panjang itu dilaporkan warga pada Rabu (26/8/2026). Satwa tersebut diketahui berkeliaran di sekitar kawasan permukiman Kelurahan Sukorejo.
Kemunculan monyet membuat warga khawatir, terutama karena satwa tersebut memiliki taring yang cukup panjang dan dikhawatirkan menyerang atau menggigit warga.
"Karena taringnya panjang. Warga khawatir kalau digigit," tutur Tedi.
Dari hasil pengamatan petugas, monyet tersebut diduga bukan satwa liar yang sejak awal hidup di kawasan permukiman. Pasalnya, masih terdapat kalung yang melingkar di lehernya.
Petugas juga sempat menanyakan keberadaan pemilik monyet kepada warga sekitar. Namun, tidak ada warga setempat yang mengaku memelihara satwa tersebut.
"Mungkin itu hewan peliharaan dari warga desa lain yang lepas dan masuk ke Kelurahan Sukorejo. Karena di lehernya masih ada kalung," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....