Fashion Show Daur Ulang Meriahkan HUT RI di Dawuhan
- 30 Agt 2026 20:45 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang — Kreativitas warga Dusun Dawuhan, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditampilkan melalui lomba fashion show busana daur ulang, Minggu (30/8/2026). Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mengajak masyarakat peduli terhadap pengelolaan sampah.
Suasana Balai Dusun Dawuhan dipenuhi warga yang menyaksikan peserta memperagakan busana berbahan limbah rumah tangga. Sebanyak 18 peserta dari dua RW dan sembilan RT tampil dengan berbagai kreasi, mulai dari gaun, jas, hingga aksesori.
Beragam bahan bekas dimanfaatkan untuk membuat busana tersebut. Di antaranya kantong plastik bekas belanja, bungkus kopi, kertas semen, kemasan detergen, hingga tutup botol.
Sejumlah peserta bahkan menampilkan busana dengan desain menyerupai gaun pesta dan pakaian adat nusantara. Salah satu kreasi yang menarik perhatian merupakan gaun berbahan plastik kemasan detergen dan kertas semen yang dirancang secara detail.
Kepala Dusun Dawuhan Abdul Kholil mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai hiburan dalam perayaan HUT RI, tetapi juga menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah.
"Kami ingin menunjukkan bahwa limbah plastik yang biasanya mencemari lingkungan sebenarnya bisa bernilai estetis dan ekonomis jika diolah dengan ide kreatif," ujar Abdul Kholil.
Menurutnya, pendekatan melalui industri kreatif dan fesyen diharapkan dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap barang bekas. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat melihat bahwa barang bekas tidak selalu harus dibuang. Kalau ada kreativitas, sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang menarik dan memiliki nilai," katanya.
Penilaian dalam lomba tersebut meliputi tingkat kerumitan pembuatan, persentase penggunaan bahan daur ulang, keserasian desain, serta ketepatan dan gaya peserta saat memperagakan busana di atas panggung.
Panitia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam menerapkan prinsip 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle dalam kehidupan sehari-hari.
"Harapannya kesadaran warga terhadap sampah semakin meningkat, tidak hanya saat ada kegiatan seperti ini, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Abdul Kholil.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang serta penyerahan piala dan hadiah apresiasi kepada para peserta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....