Tak Sekadar Playground, Pendapa Hand Asta Sih Hidupkan Dolanan Jadul

  • 19 Agt 2026 11:39 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Anak-anak kini semakin akrab dengan layar ponsel dibanding permainan yang dulu memenuhi halaman rumah. Kondisi itu coba dilawan Pendapa Ageng Hand Asta Sih Blitar, dengan menghadirkan wahana Dolanan Jadul yang bisa dinikmati pengunjung.

Wahana tersebut diperkenalkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026). Konsepnya sederhana, tetapi mengajak pengunjung bernostalgia sekaligus memberi ruang bagi anak-anak untuk mengenal permainan tradisional secara langsung.

Pengelola Pendapa Ageng Hand Asta Sih, Rani, mengatakan permainan tradisional sengaja dihadirkan karena kini semakin jarang dimainkan generasi muda.

"Pendopo Ageng Hand Astasih mulai memperkenalkan kembali dolanan jadul yang saat ini sudah semakin jarang diketahui oleh generasi muda. Kami ingin menghidupkan kembali nostalgia sekaligus melestarikan warisan budaya ini," ujar Rani, Rabu (19/8/2026).

Pengunjung dapat mencoba berbagai permainan yang dulu populer di lingkungan masyarakat. Mulai dari egrang, gobak sodor, tarik tambang, ular naga hingga dakon.

Yang menarik, konsep tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial kemerdekaan.

Dolanan Jadul disiapkan menjadi bagian dari fasilitas yang dapat dinikmati pengunjung pada hari-hari biasa.

Tak hanya permainan tradisional, kawasan playground juga menawarkan hiburan yang lebih kekinian. Ada rainbow slide, area bermain bola hingga basket yang bisa menjadi pilihan aktivitas keluarga.

Suasana tempo dulu kemudian diperkuat dengan kehadiran Pawon Jadul. Area ini menyajikan makanan yang mengingatkan pengunjung pada jajanan masa lalu, seperti kerupuk sambel, gorengan dan sajian tradisional lainnya.

"Wahananya kalau di area playground itu termasuk dolanan jadul itu tadi. Di playground macam-macam, ada rainbow slide, main bola, terus basket, kemudian ada Pawon Jadul juga," kata Rani.

Menurutnya, perpaduan permainan jadul dan fasilitas modern tersebut diharapkan membuat anak-anak tidak hanya datang untuk bermain, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengenal budaya yang mulai ditinggalkan.

Pendapa Ageng Hand Asta Sih berada di Jalan Raya Togogan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Selain menjadi tempat singgah, kawasan ini juga dikenal sebagai destinasi wisata keluarga dengan daya tarik utama berupa pendopo atau rumah Joglo berbahan kayu jati.

Bangunan tersebut telah tercatat dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), sehingga kunjungan ke Pendapa Ageng Hand Asta Sih menawarkan pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan permainan, tetapi juga budaya dan arsitektur tradisional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....