Detik-detik Proklamasi di Traffic Light Brak, Pengendara Kompak Hormat Merah Putih

  • 17 Agt 2026 19:31 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo – Suasana berbeda terlihat di persimpangan Traffic Light Brak, Kota Probolinggo, Senin (17/8/2026) pagi. Arus kendaraan dari empat lajur dihentikan sementara oleh Satlantas Polres Probolinggo Kota untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penghentian arus kendaraan tersebut bukan untuk kegiatan penindakan lalu lintas. Polisi mengajak para pengguna jalan sejenak menghentikan aktivitas dan bersama-sama memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Tepat pukul 10.17 WIB, para pengguna jalan diarahkan berdiri tegak. Mereka kemudian memberikan penghormatan kepada bendera Merah Putih yang dibentangkan oleh petugas.

Penghormatan berlangsung sekitar tiga menit. Para pengendara dan pengguna jalan mengikuti arahan petugas dengan tertib sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Traffic Light Brak dipilih karena merupakan salah satu titik strategis pertemuan arus kendaraan. Lokasi tersebut dilintasi kendaraan dari arah Surabaya menuju Banyuwangi maupun sebaliknya.

Plt. Kasihumas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, mengatakan kegiatan berlangsung aman, lancar dan khidmat.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk sejenak menghentikan aktivitas dan bersama-sama memberikan penghormatan kepada bendera Merah Putih sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para pahlawan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan sederhana tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme di tengah masyarakat.

“Semoga momen singkat ini bisa menumbuhkan rasa patriotisme dan mengingatkan kita semua untuk terus menghargai jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” imbuhnya.

Aksi tersebut juga mendapat respons positif dari pengguna jalan. Salah seorang pengendara, Andri, mengaku bangga dapat ikut memberikan penghormatan kepada Merah Putih bersama keluarganya di tengah perjalanan.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak selalu harus dilakukan dalam suasana upacara formal.

“Bangga bisa ikut. Walaupun hanya beberapa menit di jalan, rasanya tetap berbeda ketika bersama-sama berhenti dan memberikan hormat kepada Merah Putih,” katanya.

Penghentian arus kendaraan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat nasionalisme dapat diwujudkan di berbagai ruang publik.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Dengan sikap kooperatif para pengguna jalan, rangkaian penghormatan berlangsung tertib. Setelah kegiatan selesai, arus lalu lintas kembali berjalan normal dan lancar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....