Atasi Disinformasi Perdesaan, Diskominfo Kabupaten Malang Optimalkan Peran KIM

  • 17 Agt 2026 12:10 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang terus berupaya membentengi masyarakat perdesaan dari ancaman penyebaran informasi palsu (hoaks) dan disinformasi di era digital.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni dengan mengoptimalkan peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang telah terbentuk hingga tingkat desa.

Kepala Diskominfo Kabupaten Malang, Atsalis Supriyanto, menyatakan bahwa pesatnya perkembangan media massa berbasis digital telah menjangkau hingga ke tatanan masyarakat paling bawah. Kemudahan akses informasi melalui perangkat handphone memang meningkatkan literasi digital masyarakat, namun di sisi lain juga membawa dampak negatif berupa maraknya sirkulasi berita menyesatkan.

"Sisi positifnya, masyarakat mau tidak mau dituntut untuk melek informasi secara digital. Namun, kita tidak bisa memungkiri adanya kendala negatif, seperti maraknya informasi hoaks yang masuk melalui media sosial," ujar Atsalis, Senin (17/8/2026) di Pendopo Agung Kabupaten Malang Jalan Agus Salim Kota Malang.

Ia menjelaskan, meski Diskominfo telah melakukan berbagai upaya pengamanan jaringan informasi melalui kanal dan situs web resmi, kapasitas teknis pemerintah daerah tentu memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, kolaborasi aktif bersama masyarakat menjadi kunci utama dalam menyaring informasi liar.

Melalui keberadaan KIM di tingkat desa, masyarakat diimbau tidak langsung menelan mentah-mentah berita yang beredar, melainkan melakukan verifikasi terlebih dahulu.

"Jika menerima informasi yang meragukan atau berpotensi hoaks, sebaiknya disaring dulu. Masyarakat bisa bertanya kepada pengurus KIM setempat untuk memastikan apakah berita tersebut benar atau salah. Nantinya, teman-teman KIM akan berkoordinasi dengan kami di Diskominfo untuk melakukan klarifikasi," tegasnya.

Atsalis pun mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Malang agar lebih bijak dan kritis dalam memanfaatkan teknologi digital, serta tidak ragu memanfaatkan jalur verifikasi yang ada sebelum menyebarkan suatu informasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....