Karhutla Bromo, Tim Gabungan Kejar Target Padam sebelum Jumat

  • 13 Agt 2026 14:12 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo kini memasuki tahap akhir penanganan. Dalam dialog SPADA Tanggap Bencana Pro 2 RRI Malang, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si. menjelaskan perkembangan titik api. “Per hari kemarin dari 43 titik api itu tinggal 1 titik yang ada di daerah Penanjakan, Dingklik wilayah Pasuruan. Untuk wilayah Probolinggo, Malang, Lumajang ini sudah selesai dipadamkan” ujarnya, Rabu (12/08/2026).

Untuk menuntaskan titik api terakhir tersebut, upaya pemadaman dilakukan secara gabungan dengan melibatkan personel dan peralatan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Sejumlah BPBD kabupaten dan kota turut mengerahkan kekuatan untuk membantu operasi pemadaman di Bromo.

Selain operasi darat, pemadaman juga dilakukan dari udara menggunakan helikopter melalui water bombing, mengingat lokasi api berada di kawasan perbukitan dengan kemiringan yang cukup terjal dan sulit dijangkau kendaraan pemadam. Pemerintah menargetkan seluruh titik api dapat dituntaskan sebelum Jumat. Namun, Purwoto menyebut tim gabungan berupaya agar kebakaran dapat dipadamkan lebih cepat.

Meski kini tinggal satu titik, potensi munculnya titik api baru masih tetap ada. Kondisi vegetasi yang kering serta angin dapat membuat bara api kembali menyala atau menyebabkan api berpindah dan memunculkan titik baru.

Purwoto menjelaskan, kondisi musim kemarau menjadi salah satu tantangan utama dalam penanganan karhutla Bromo. Rumput dan vegetasi kering yang sangat luas membuat api mudah menjalar. Karena itu, setelah api berhasil dipadamkan, pemantauan tetap akan dilakukan dengan menyiagakan personel dan peralatan.

Ke depannya, upaya mitigasi juga akan diperkuat melalui penyediaan kantong air, patroli rutin, hingga pemanfaatan teknologi seperti drone untuk memantau kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....