Jamnas Jadi Ajang Promosi Budaya Kota Malang

  • 10 Agt 2026 19:20 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Jambore Nasional (Jamnas) ke-12 di Cibubur, Jawa Barat, menjadi kesempatan bagi Kota Malang untuk mengenalkan potensi budaya dan produk unggulan daerah kepada peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kota Malang dipercaya mengisi anjungan Jawa Timur dalam kegiatan tersebut. Melalui anjungan ini, berbagai potensi Kota Malang akan ditampilkan, mulai dari kesenian tradisional, kerajinan tangan hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, anjungan Jawa Timur dalam Jamnas kali ini seluruhnya akan diwakili oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Malang. Kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus peluang untuk memperkenalkan potensi daerah.

“Banyak nanti. Ada Tari Topeng, produk kerajinan tangan, termasuk juga UMKM. Nanti kita akan ada di anjungan Jawa Timur yang semuanya diwakili oleh Kwarcab Kota Malang,” kata Wahyu Senin 10 Agustus 2026.

Menurut Wahyu, kehadiran Kota Malang dalam Jamnas tidak hanya membawa misi kepramukaan. Para peserta juga memiliki kesempatan memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Kota Malang kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Salah satu kesenian yang akan ditampilkan adalah Tari Topeng. Kesenian tradisional tersebut dipilih sebagai bagian dari materi budaya yang dibawa kontingen Kota Malang untuk memperkuat identitas daerah di ajang nasional.

Ketua Kwarcab Pramuka Kota Malang Ginanjar Yoni Wardoyo mengatakan, persiapan Tari Topeng menjadi salah satu bagian dari pembekalan kontingen. Para peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis kepramukaan, tetapi juga kemampuan menampilkan seni budaya daerah.

Menurut Ginanjar, Tari Topeng dinilai mampu merepresentasikan Kota Malang dan memiliki nilai budaya yang kuat untuk diperkenalkan dalam kegiatan berskala nasional.

Selain kesenian, produk kerajinan tangan dan UMKM juga akan menjadi bagian dari materi yang ditampilkan di anjungan Jawa Timur. Kehadiran produk tersebut diharapkan dapat membuka ruang promosi bagi potensi ekonomi kreatif Kota Malang.

Ginanjar menambahkan, kesempatan tampil dalam Jamnas juga memberikan pengalaman bagi para Pramuka Penggalang untuk mengenal keragaman budaya Indonesia. Mereka dapat berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah sekaligus belajar memperkenalkan identitas daerahnya.

Wahyu berharap para peserta dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik. Tidak hanya menjaga nama baik Kota Malang dan Jawa Timur, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya dan potensi ekonomi daerah di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....