Mendikdasmen Tinjau Destinasi Edukasi Jawa Timur Park Group
- 10 Agt 2026 11:44 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti meninjau sejumlah destinasi edukasi Jawa Timur Park Group di Kota Batu, Minggu (9/8/2026). Kunjungan tersebut sekaligus untuk melihat persiapan Museum Mega Science Center dan Budaya (MMSC) yang tengah dikembangkan sebagai destinasi edukasi baru.
Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mu’ti meninjau Museum Tubuh, Jawa Timur Park 1, Museum Mega Science Center dan Budaya, serta 1979 Social Hotel. Peninjauan dilakukan untuk melihat penerapan konsep edukasi yang dikemas melalui pengalaman wisata interaktif dan mudah diterima masyarakat.
Abdul Mu’ti memberikan sejumlah masukan terhadap pengembangan Museum Mega Science Center dan Budaya, terutama pada penguatan aspek edukasi. Masukan tersebut mencakup pengembangan zona, materi pembelajaran, serta penggunaan alat peraga yang lebih interaktif.
Menurut Abdul Mu’ti, konsep pembelajaran akan lebih mudah dipahami apabila teori yang dipelajari dapat divisualisasikan melalui pengalaman langsung.
"Yang penting adalah bagaimana anak-anak tidak hanya melihat rumus atau teori, tetapi bisa memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Abdul Mu’ti.
Ia mencontohkan penerapan hukum Newton sebagai salah satu materi yang dapat dikemas melalui alat peraga interaktif.
“Misalnya hukum Newton satu, dua, dan tiga, akan lebih menarik kalau ada alat peraga interaktif yang membuat mereka bisa melihat dan mencoba sendiri bagaimana hukum tersebut bekerja dalam kehidupan nyata," katanya.
Abdul Mu’ti juga mendorong agar zona dan alat peraga di Museum Mega Science Center dan Budaya dirancang untuk memungkinkan pengunjung mengeksplorasi materi secara langsung. Pendekatan tersebut dinilai dapat membuat pengalaman belajar lebih kontekstual sekaligus mendorong rasa ingin tahu pengunjung.
Staf Ahli Jawa Timur Park Group, Ronny Sendjojo menyebut masukan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi perspektif penting dalam pengembangan Museum Mega Science Center dan Budaya. Menurutnya, masukan mengenai penerjemahan teori sains menjadi pengalaman interaktif sesuai dengan konsep yang tengah dikembangkan.
"Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan masukan yang diberikan oleh Bapak Menteri. Masukan mengenai bagaimana teori dan konsep sains dapat diterjemahkan menjadi pengalaman interaktif menjadi hal yang sangat relevan dengan konsep yang sedang kami kembangkan," ungkap Ronny.
Ronny menambahkan, masukan tersebut menjadi bahan untuk menyempurnakan zona dan alat peraga di Museum Mega Science Center dan Budaya. Pengembangan diarahkan agar pengunjung tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga dapat mencoba dan memahami konsep sains secara langsung.
Sebelumnya, Abdul Mu’ti juga meninjau Museum Tubuh dan Jawa Timur Park 1 untuk melihat pendekatan edukasi yang telah diterapkan Jawa Timur Park Group. Pengembangan Museum Mega Science Center dan Budaya selanjutnya mencakup penyempurnaan zona, materi pembelajaran, dan alat peraga interaktif sebagai bagian dari konsep wisata edukasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....