BNPB Resmikan Desa Tangguh Bencana di Desa Giripurno Kota Batu
- 05 Agt 2026 20:21 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Peresmian Desa Tangguh Bencana (Destana) dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Giripurno digelar di Cafe Manahayu, Desa Giripurno, Kota Batu, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wali Kota Batu Nurochman, dan perwakilan CSR United Tractors.
Dalam kegiatan itu, Kepala BNPB bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung pelaksanaan program yang dijalankan melalui kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa pembentukan Desa Tangguh Bencana merupakan langkah nyata dalam memperkuat upaya mitigasi kebencanaan. Menurut dia, penanganan bencana harus dimulai dari upaya pencegahan untuk meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan.
"Kami bersama Bapak Wali Kota Batu dan Kepala CSR United Tractors baru saja melaksanakan kegiatan dan meninjau langsung terbentuknya desa tangguh bencana yang merupakan hasil kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan United Tractors," ujarnya. Ia menegaskan bahwa program tersebut dirancang sebagai langkah mitigasi sebelum bencana terjadi.
Suharyanto menuturkan bahwa pembentukan Destana di Desa Giripurno merupakan tindak lanjut dari peristiwa kebakaran hutan dan lahan di Gunung Arjuno yang kemudian disusul banjir bandang pada 2022. Pengalaman tersebut menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat setempat.
Menurut Suharyanto, ketangguhan desa menjadi faktor penting dalam mengurangi dampak bencana ketika peristiwa serupa kembali terjadi. "Kita semua sepakat bahwa mencegah itu lebih baik daripada setelah terjadi bencana baru kita tanggulangi," terangnya.
Ia menjelaskan bahwa indikator ketangguhan desa dapat dilihat dari berkurangnya jumlah korban jiwa, korban luka, serta menurunnya tingkat kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk memahami langkah-langkah penanganan darurat secara mandiri.
Tidak hanya berfokus pada aspek kebencanaan, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Suharyanto menyebut penataan Desa Giripurno dilakukan dengan mempertimbangkan unsur pemberdayaan ekonomi yang dapat dirasakan oleh seluruh warga desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....