Stasiun Geofisika Malang Catat 623 Gempa Guncang Jatim Selama Juli 2026
- 02 Agt 2026 13:19 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Malang mencatat sebanyak 623 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya selama Juli 2026. Aktivitas kegempaan tersebut didominasi gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas tektonik di selatan Pulau Jawa dan sejumlah patahan lokal.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengatakan dari total kejadian tersebut, sebanyak 496 gempa merupakan gempa dangkal dan 127 gempa berkedalaman menengah. Sementara itu, tidak tercatat adanya gempa bumi dalam selama periode pengamatan.
"Kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal," kata Ricko dalam laporan BMKG, Minggu (2/8/2026).
Berdasarkan data BMKG, magnitudo terbesar yang tercatat selama Juli mencapai M4,48, sedangkan magnitudo terkecil M1,09. Aktivitas gempa tertinggi terjadi pada 5 Juli 2026 dengan 44 kejadian dalam sehari.
Sebaliknya, aktivitas gempa paling rendah tercatat pada 23 Juli 2026 dengan sembilan kejadian. Frekuensi tersebut menunjukkan aktivitas seismik di wilayah Jawa Timur masih cukup tinggi sepanjang Juli.
Menurut Ricko, dominasi gempa dangkal menunjukkan pengaruh kuat aktivitas subduksi atau pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia di selatan Jawa. Selain itu, sejumlah sesar aktif di Jawa Timur turut berkontribusi terhadap tingginya jumlah kejadian gempa bumi.
Meski ratusan gempa tercatat sepanjang bulan lalu, sebagian besar tidak dirasakan masyarakat karena berkekuatan relatif kecil dan terjadi pada lokasi yang jauh dari permukiman.
BMKG mencatat terdapat dua kejadian gempa bumi yang dirasakan masyarakat selama Juli 2026. Namun, tidak ada laporan kerusakan signifikan akibat peristiwa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diingatkan untuk memahami langkah mitigasi bencana gempa bumi serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG sebagai sumber informasi terpercaya terkait aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....