Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Pertamina Sesuaikan BBM Non-Subsidi
- 02 Agt 2026 10:06 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menurunkan harga sejumlah jenis bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai 1 Agustus 2026. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, perubahan harga mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah. Di sisi lain, Pertamina memastikan pasokan BBM di seluruh wilayah Jatimbalinus tetap aman.
"Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Pertamina juga memastikan pasokan BBM tetap aman sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ujarnya, Sabtu (1/8/2026).
Berdasarkan penyesuaian tersebut, harga Pertamax Turbo (RON 98) turun dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter. Sementara Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter, dan Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter.
Adapun harga Pertamina Dex tetap Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite masih bertahan di Rp19.700 per liter.
“Saat ini stok BBM di seluruh lembaga penyalur resmi dalam kondisi aman. Distribusi juga terus dioptimalkan agar kebutuhan energi masyarakat di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur tetap terpenuhi,” ungkap Ahad.
Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai harga terbaru BBM non-subsidi melalui kanal resmi Pertamina. Informasi terkait produk, layanan, maupun promo juga tersedia melalui aplikasi MyPertamina dan layanan Pertamina Call Center 135.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, perubahan harga mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah. Di sisi lain, Pertamina memastikan pasokan BBM di seluruh wilayah Jatimbalinus tetap aman.
"Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Pertamina juga memastikan pasokan BBM tetap aman sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ujarnya, Sabtu (1/8/2026).
Berdasarkan penyesuaian tersebut, harga Pertamax Turbo (RON 98) turun dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter. Sementara Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter, dan Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter.
Adapun harga Pertamina Dex tetap Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite masih bertahan di Rp19.700 per liter.
“Saat ini stok BBM di seluruh lembaga penyalur resmi dalam kondisi aman. Distribusi juga terus dioptimalkan agar kebutuhan energi masyarakat di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur tetap terpenuhi,” ungkap Ahad.
Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai harga terbaru BBM non-subsidi melalui kanal resmi Pertamina. Informasi terkait produk, layanan, maupun promo juga tersedia melalui aplikasi MyPertamina dan layanan Pertamina Call Center 135.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....