Pohon Tumbang di Pakisaji, Sembilan Orang Terluka
- 01 Agt 2026 23:03 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa sejumlah pengendara di Jalan Watudakon, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu 1 Agustus 2026 petang. Peristiwa tersebut mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka serta menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan kejadian dilaporkan kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) sekitar pukul 18.32 WIB.
Berdasarkan hasil asesmen petugas, pohon jenis mahoni dengan tinggi sekitar 20 hingga 25 meter dan diameter batang sekitar 300 hingga 400 sentimeter tumbang ke badan jalan. Pohon tersebut diduga mengalami kerusakan pada bagian batang akibat terbakar sehingga tidak mampu menopang beban.
"Pohon jenis Mahoni dengan ketinggian ± 20-25 meter, diameter pohon ± 300-400 cm, di duga di bakar (pada batang pohon) mengakibatkan pohon tumbang ke jalan, dan menimpa pengendara yang melintas," kata Sadono dalam laporan BPBD Kabupaten Malang.
Akibat kejadian itu, akses lalu lintas sempat terhambat karena badan jalan tertutup pohon tumbang. Selain menimpa sejumlah pengendara, insiden tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada tiga sepeda motor, satu mobil, serta papan penunjuk (sign pole) sebuah gerai ritel modern yang berada di sekitar lokasi.

BPBD mencatat sembilan korban mengalami luka ringan hingga sedang. Korban kemudian dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSSA Malang serta RSU Ben Mari Pakisaji.
Beberapa korban yang dirujuk ke rumah sakit mengalami luka pada bagian bahu, bibir, hidung, lengan, hingga dugaan patah tulang selangka. Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Malang bergerak ke lokasi sekitar pukul 18.47 WIB untuk melakukan asesmen dan penanganan bersama unsur Forkopimcam Pakisaji, kepolisian, PMI, relawan, serta instansi terkait lainnya.
Proses evakuasi dan pembersihan pohon selesai sekitar pukul 20.05 WIB dengan menggunakan peralatan pemotong kayu (chainsaw). Setelah penanganan selesai, arus lalu lintas di lokasi kembali normal.
Sadono menyampaikan bahwa nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan. Sementara itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk melaporkan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan, terutama saat memasuki masa cuaca ekstrem, agar dapat dilakukan penanganan lebih dini.
Hingga Sabtu malam, kondisi di lokasi kejadian telah kondusif dan seluruh korban yang mengalami luka telah mendapatkan penanganan medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....