QRIS Kini Bisa Dipakai di Enam Negara

  • 01 Agt 2026 18:10 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus diperluas untuk mendukung kemudahan transaksi masyarakat, termasuk saat berada di luar negeri. Saat ini, QRIS telah dapat digunakan untuk transaksi lintas negara di enam negara.

Asisten Unit Implementasi Kebijakan SP dan Pengawasan SP-PUR BI Malang, Tri Riasari, mengatakan enam negara yang telah terhubung dengan layanan QRIS lintas negara yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan terbaru Tiongkok.

“Yang paling baru Tiongkok. Enam negara, yang pertama kali Thailand, yang terakhir kemarin kita Tiongkok,” kata Tri, Sabtu 1 Agustus 2026.

Menurutnya, perluasan penggunaan QRIS menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia meningkatkan kemudahan transaksi nontunai bagi masyarakat Indonesia ketika melakukan aktivitas di luar negeri. Sistem pembayaran tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif transaksi yang lebih praktis.

Selain enam negara tersebut, Bank Indonesia juga tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan sejumlah negara lain. Di antaranya Uni Emirat Arab dan India.

“Sekarang sedang penjajakan dengan Uni Emirat Arab dan India,” ujarnya.

Perluasan QRIS lintas negara juga dinilai berpotensi memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke negara-negara tersebut. Salah satunya untuk mendukung kebutuhan transaksi masyarakat yang melakukan perjalanan ibadah umrah.

“Memang tujuannya juga ke sana,” kata Tri.

Di dalam negeri, BI juga terus mendorong peningkatan penggunaan QRIS dengan menetapkan target pertumbuhan jumlah merchant, volume transaksi, serta pengguna baru. Menurut Tri, jumlah pengguna baru QRIS memang mulai mengalami perlambatan pertumbuhan karena semakin banyak masyarakat yang telah menggunakan layanan tersebut.

“Kalau untuk transaksinya, volume transaksinya itu terus meningkat sangat tinggi. Yang pasti meningkat, terus meningkat,” ujarnya.

Dengan semakin luasnya ekosistem QRIS, BI berharap penggunaan transaksi digital dapat terus berkembang, baik di dalam negeri maupun lintas negara. Perluasan konektivitas tersebut sekaligus menjadi bagian dari transformasi sistem pembayaran digital Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....