Tiga Hari Full Event di Kota Batu, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

  • 01 Agt 2026 14:31 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu menyiapkan berbagai skema pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama rangkaian agenda regional, nasional hingga internasional yang berlangsung akhir pekan ini, mulai Jumat 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Sejumlah kegiatan diperkirakan akan menarik puluhan ribu wisatawan ke Kota Batu, mulai dari Kejuaraan Paralayang Internasional, konser di Batu Night Spectacular (BNS), Jambore Vespa, hingga Nilaya Run dan Parade Seni Budaya Kolosal Bantengan Nuswantoro.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Batu, Muhammad Noor, mengatakan pihaknya bersama kepolisian dan panitia penyelenggara telah menyiapkan pengamanan di setiap lokasi kegiatan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar.

Merespon pertanyaan pendengar dalam program Halo RRI, Muhammad Noor menjelaskan, aktivitas pembukaan Kejuaraan Paralayang Internasional di kawasan Gunung Banyak tidak akan mengganggu akses wisatawan menuju lokasi wisata paralayang.

"Kalau pengunjung atau wisatawan tetap mau ke lokasi paralayang, baik di area take off maupun landing, masih bisa dan tetap aman karena panitia sudah menyiapkan kantong parkir serta petugas di lapangan," ujarnya, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, arus kendaraan menuju kawasan tersebut akan diarahkan melalui Jalan Arumdalu, Indragiri, dan sebagian ruas Purwojaya. Petugas lapangan juga disiagakan untuk mengatur lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan, khususnya pada sore hari.

Sementara itu, hari ini, Sabtu 1 Agustus 2026 perhatian pengaturan lalu lintas akan difokuskan di kawasan Batu Night Spectacular (BNS) yang menggelar konser musik selama dua hari.

Menurut Muhammad Noor, kepadatan memang berpotensi terjadi menjelang malam, namun kondisi diperkirakan masih dapat dikendalikan.

"Kalau di BNS memang biasanya mulai sore agak sedikit padat, tetapi Insyaallah tidak sampai terjadi kemacetan karena panitia sudah menyiapkan beberapa kantong parkir," katanya.

Pada Minggu 2 Agustus 2026, kepadatan diperkirakan meningkat karena berlangsung dua agenda besar secara bersamaan, yakni Nilaya Run di kawasan Oro-Oro Ombo dan Parade Seni Budaya Kolosal Bantengan Nuswantoro di pusat Kota Batu.

Meski demikian, Dishub memastikan akses menuju berbagai destinasi wisata utama seperti Jatim Park 1, Jatim Park 2, Museum Satwa, Eco Green Park, hingga Jalibar tetap dapat dilalui masyarakat.

"Wisatawan yang menuju Jatim Park, Museum Satwa, Eco Green maupun Jalibar masih bisa melewati jalur yang tersedia karena kegiatan lari berlangsung pada pagi hari dan sudah kami siapkan pengaturannya," ujar Muhammad Noor.

Dishub Kota Batu mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas agar perjalanan selama akhir pekan tetap aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....