Pembentukan Pokja BSAN Kota Batu Mulai Dimatangkan

  • 31 Jul 2026 08:45 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kota Batu, Diana Farianti, menyampaikan bahwa pembahasan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Kota Batu periode 2026–2030 mulai dimatangkan melalui rapat koordinasi bersama berbagai pihak.

Pertemuan tersebut difokuskan untuk menyusun standar operasional prosedur (SOP) penanganan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah, termasuk kasus perundungan.

Diana menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak kepada peserta didik. Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat berupaya menyamakan persepsi mengenai alur penanganan setiap laporan yang masuk.

"Pertemuan kita pada hari ini adalah tindakan nyata yang kita lakukan bersama untuk menyepakati alurnya seperti apa apabila ada anak yang mengalami perundungan, bagaimana mekanisme pengaduannya, serta bagaimana standar operasional prosedurnya," ujarnya, Jum'at (31/7/2026).

Ia menegaskan bahwa penyusunan SOP dilakukan secara bersama-sama agar dapat diterapkan secara efektif di seluruh satuan pendidikan.

Selain menyusun mekanisme penanganan kasus, pembentukan Pokja BSAN juga dilakukan sebagai tindak lanjut dari kebijakan pemerintah yang mewajibkan setiap daerah memiliki surat keputusan pembentukan tim tersebut. Surat keputusan atau SK Pokja BSAN nantinya akan disahkan langsung oleh Wali Kota Batu.

Diana mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Batu telah beberapa kali melaksanakan rapat koordinasi terkait pembentukan tim tersebut. Proses penyusunan SK juga telah mendapatkan pendampingan dan asistensi dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BPPMP) Provinsi Jawa Timur.

Dalam struktur organisasi yang sedang disusun, Pokja BSAN akan dibagi menjadi tiga bidang utama yang memiliki tugas dan tanggung jawab berbeda. Setiap bidang nantinya akan memiliki penanggung jawab untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Diana menjelaskan bahwa penyusunan program pada masing-masing bidang akan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah yang terkait. Bappeda Kota Batu juga akan mengambil peran strategis dalam mendukung pelaksanaan program yang telah dirancang.

"Di dalam SK secara garis besar terdapat tiga bidang yang akan dikelompokkan berdasarkan penanggung jawabnya, sedangkan Bappeda akan mendampingi pelaksanaan program dan menempati posisi sebagai wakil ketua, sementara ketuanya adalah Sekretaris Daerah Kota Batu," jelas Diana.

Rangkaian pembahasan tersebut menjadi bagian dari proses finalisasi pembentukan Pokja BSAN Kota Batu untuk periode 2026–2030.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....