Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

  • 30 Jul 2026 20:24 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Pasuruan - Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penegasan tersebut disampaikan Ketua KUTT Suka Makmur Grati, Evi Zainal Abidin dalam acara Launching Penguatan Koperasi Susu Bagi Kedaulatan Gizi Nasional di KUTT Suka Makmur, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, koperasi susu siap memasok susu pasteurisasi yang aman dan bergizi karena diproduksi sesuai standar keamanan pangan.

"Kami tegaskan di sini bahwa semua produk susu pasteurisasi yang diproduksi koperasi susu tidak hanya bergizi, tetapi juga aman karena telah mendapat pendampingan BPOM dan diaudit. Karena kami jual susu, bukan jual minuman," katanya.

Dijelaskan Evi, semua koperasi susu berharap ketika kerja sama dalam program MBG sudah sama-sama dilakukan, maka pemerintah dapat memberikan harga yang layak.

"Ketika harga susu menguntungkan, peternak akan terdorong menambah populasi sapi perah sehingga produksi nasional ikut meningkat," singkatnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik Koko Haryono menegaskan bahwa Kementerian Koperasi saat ini juga mengawal implementasi Peraturan Presiden tentang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Melalui kebijakan tersebut, koperasi sektor riil seperti koperasi susu akan diintegrasikan dengan program pemerintah, termasuk MBG.

"Pemerintah akan terus mendorong modernisasi koperasi, mulai mesin pasteurisasi, penguatan rantai dingin, hingga sistem distribusi agar koperasi mampu memasok susu segar berkualitas secara berkelanjutan. Dengan begitu kesejahteraan peternak meningkat, sementara anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang aman dan berkualitas," pungkasnya. sangat modern, bagaimana sektor real dijalankan turun temurun

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Pasuruan M. Shobih Asrori menyebut Kabupaten Pasuruan memiliki potensi besar di sektor sapi perah. Menurutnya, koperasi susu telah menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat sekaligus harus mengambil peran lebih besar dalam mendukung program gizi nasional.

"Saya atas nama Pemkab Pasuruan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Koperasi yang telah membantu para koperasi susu di Kabupaten Pasuruan. Sebab Produk susu di Indonesia dihasilkan dari Pasuruan sampai 60 persen. Maka dari itu, ke depan kami berharap Koperasi bisa mendukung untuk keberlangsungan MBG di Indonesia, terutama menjadikan anak kuat, cerdas demi menyongsong indonesia emas 2045," harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....