Kekeringan, BPBD Blitar Perluas Distribusi Bantuan Air Bersih

  • 30 Jul 2026 10:31 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperluas penyaluran bantuan air bersih menyusul semakin meluasnya dampak musim kemarau.

Setelah dua desa di Kecamatan Wates terdampak lebih dulu, kini giliran Desa Sumberagung, Kecamatan Panggungrejo, yang mulai mengalami krisis air bersih.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan Desa Sumberagung menjadi wilayah terbaru yang mengajukan bantuan karena sebagian warganya mulai kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut dipicu berkurangnya debit sumber air akibat kemarau yang terus berlangsung.

"Tim kami sudah menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Sumberagung sebagai tindak lanjut laporan dari pemerintah desa," ujar Wahyudi, Kamis (30/7/2026).

Wilayah yang terdampak berada di Dusun Panggungwinong. Berdasarkan pendataan BPBD, sedikitnya 31 kepala keluarga atau sekitar 85 jiwa mulai merasakan dampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih.

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD mengirimkan 12.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga. Bantuan tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan sementara hingga kondisi sumber air kembali membaik.

Dengan bertambahnya Desa Sumberagung, kini sudah ada tiga desa di Kabupaten Blitar yang terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Sebelumnya, bantuan air bersih telah lebih dulu disalurkan ke Desa Sukorejo dan Desa Tugurejo di Kecamatan Wates.

BPBD juga terus melakukan pemantauan di sejumlah wilayah lain yang berpotensi mengalami kekeringan. Jika musim kemarau berlangsung lebih panjang, jumlah daerah terdampak diperkirakan masih dapat bertambah.

Wahyudi mengimbau masyarakat yang mulai mengalami kesulitan air bersih agar segera berkoordinasi dengan pemerintah desa. Laporan tersebut akan menjadi dasar bagi BPBD untuk melakukan asesmen sebelum menentukan kebutuhan dan lokasi distribusi bantuan.

"Setelah menerima laporan dari desa, kami akan melakukan verifikasi di lapangan. Jika memang memenuhi kriteria terdampak, bantuan air bersih akan segera kami salurkan," pungkasnya.

BPBD memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masih terdapat masyarakat yang membutuhkan, sebagai upaya menjaga ketersediaan air bersih bagi warga di tengah musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....