Karhutla Gunung Ringgit Mulai Terkendali, BPBD Probolinggo Tetap Siagakan Tim
- 28 Jul 2026 02:43 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ringgit, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, mulai terkendali. Meski seluruh titik api sudah tidak lagi terlihat, petugas gabungan masih disiagakan untuk mengantisipasi potensi munculnya api baru.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan hasil pemantauan yang dilakukan bersama BPBD Jawa Timur, TNI, Polri, Pemerintah Desa Sapikerep, dan masyarakat menunjukkan kondisi yang terus membaik.
"Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan bersama hingga pukul 21.30 WIB, titik api sudah tidak terpantau. Kondisi ini menunjukkan kebakaran mulai terkendali, namun kami tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru," ujar Oemar, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 4,5 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi rumput kering, semak belukar, serta pepohonan yang mudah terbakar akibat kondisi musim kemarau.
Meski secara visual api telah padam, BPBD belum menghentikan pengawasan. Tim gabungan tetap melakukan patroli dan pemantauan berkala karena perubahan arah angin maupun bara api yang masih tersisa berpotensi memicu kebakaran kembali.
"Hasil pemantauan pada Senin pagi juga menunjukkan tidak ada lagi asap yang keluar dari lokasi kebakaran. Meski demikian, kami tetap melakukan pemantauan hingga benar-benar dipastikan aman," katanya.
Oemar mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari TRC BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Jawa Timur, TNI, Polri, Pemerintah Desa Sapikerep hingga masyarakat sekitar.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan maupun lahan.
"Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kawasan hutan. Jika menemukan asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat," pungkasnya.
BPBD Kabupaten Probolinggo memastikan pemantauan di kawasan Gunung Ringgit akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana guna mencegah terjadinya kebakaran susulan selama musim kemarau 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....