BPBD Probolinggo Pantau Kebakaran Hutan di Gunung Ringgit
- 26 Jul 2026 20:23 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bersama sejumlah instansi terkait terus melakukan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Ringgit, Dusun III RT 20 RW 04, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Minggu (26/7/2026) petang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Syarif, mengatakan titik api pertama kali terpantau pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu kondisi cuaca yang panas, kering, serta embusan angin kencang sehingga api cepat meluas.
"Api membakar rumput kering, semak belukar, hingga pepohonan di kawasan Gunung Ringgit. Dugaan sementara penyebabnya adalah faktor cuaca yang panas, kondisi vegetasi yang kering, dan angin kencang," kata Oemar.
Menurutnya, api menjalar dari puncak bukit ke arah utara dan ke bagian bawah lereng. Namun, upaya pemadaman secara manual belum dapat dilakukan karena lokasi kebakaran berada di medan yang curam, terjal, dan bertebing sehingga membahayakan keselamatan petugas.
Vegetasi yang terbakar meliputi semak belukar, rumput ilalang, akasia, cemara, dan kaliandra. Sementara itu, luas lahan yang terdampak masih dalam proses pendataan dan asesmen oleh Perhutani.
Hingga Minggu malam, BPBD Kabupaten Probolinggo bersama BPBD Provinsi Jawa Timur, Perhutani, TNI, Polri, Agen Penanggulangan Bencana Jawa Timur, Pemerintah Kecamatan Sukapura, Pemerintah Desa Sapikerep, serta masyarakat masih melakukan pemantauan untuk memastikan perkembangan titik api.
Oemar mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan, terutama di tengah musim kemarau yang menyebabkan vegetasi mudah terbakar.
"Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak menyalakan api di kawasan hutan maupun lahan, karena kondisi saat ini sangat rentan terjadi kebakaran," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....