Wamendag Sebut Komoditas Indonesia Berdaya Saing Global

  • 25 Jul 2026 13:58 WIB
  •  Malang

RRI,CO.ID, Malang - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyebut sejumlah komoditas Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar internasional. Produk tersebut mulai dari kopi, kakao, hingga modest fashion yang dinilai memiliki permintaan di sejumlah negara.

Dyah mengatakan peluang perdagangan global sangat bergantung pada skala dan karakter industri. Untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, ia melihat kopi, kakao, serta cokelat sebagai beberapa produk yang tengah memiliki tren positif.

Selain itu, produk modest fashion seperti gamis juga mulai diminati pasar internasional, terutama di kawasan Timur Tengah. Menurut dia, sektor tersebut dapat menjadi salah satu peluang yang dikembangkan Indonesia untuk memperkuat ekspor.

Sementara untuk industri berskala besar, Dyah menyebut alas kaki sebagai salah satu sektor yang menopang perdagangan Indonesia. Komoditas lain seperti minyak sawit mentah atau CPO juga memiliki pasar di sejumlah kawasan, termasuk Eropa, Timur Tengah, Pakistan, dan India.

Namun, Dyah menekankan penguatan industri tidak hanya diukur dari kemampuan meningkatkan ekspor. Industri besar juga diharapkan memberikan dampak berantai bagi perekonomian melalui keterlibatan tenaga kerja lokal.

"Kita berharap bahwa tenaga kerja lokal dilibatkan di dalam proses ataupun sebuah keberhasilan industri," kata Dyah, Sabtu 25 Juli 2026.

Menurut dia, efek berantai dari aktivitas industri diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, peningkatan daya saing produk Indonesia perlu berjalan beriringan dengan upaya memastikan manfaat pertumbuhan industri dapat dirasakan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....