BPBD Blitar Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

  • 23 Jul 2026 09:44 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mulai bergerak menangani dampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami krisis air.

Distribusi perdana dilakukan di Dusun Sidorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Wates, yang menjadi wilayah pertama terdampak kekeringan tahun ini.

Sebanyak 12.000 liter air bersih didatangkan BPBD untuk memenuhi kebutuhan warga, Rabu (22/7/2026). Bantuan tersebut disalurkan setelah sumber air di kawasan itu mengalami penurunan debit akibat musim kemarau yang mulai berlangsung.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi mengatakan penyaluran air bersih merupakan langkah cepat pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kekeringan.

"Hari ini kami mulai melakukan dropping air bersih ke Dusun Sidorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Wates. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat," ujar Wahyudi, Kamis (23/7/2026).

Data BPBD mencatat, kekeringan di Dusun Sidorejo berdampak pada 208 kepala keluarga atau sekitar 539 jiwa. Menurunnya debit air sumur membuat sebagian warga kesulitan memperoleh air untuk keperluan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi hingga mencuci.

BPBD memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan secara bertahap selama kondisi kekeringan masih terjadi. Selain memantau perkembangan di Desa Sukorejo, BPBD juga akan mengantisipasi kemungkinan munculnya wilayah terdampak lain seiring berlanjutnya musim kemarau.

"Penyaluran air bersih akan kami lakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. Kami juga terus melakukan pemantauan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....