Dituntut Kreatif dan Inovatif, Beberapa SD Negeri di Bangil Minim Peminat
- 13 Jul 2026 17:02 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Sekolah Dasar Negeri (SDN) dituntut untuk kreatif dan inovatif supaya diminati oleh para calon siswa. Sebaliknya, apabila tidak dilakukan, resikonya akan sepi peminat.
Seperti yang terjadi pada beberapa SDN di wilayah Kecamatan Bangil yang menjadi Ibukota Kabupaten Pasuruan, justru ada yang minim peminat.
Salah satunya SDN Dermo 2 yang ternyata hanya memiliki 14 siswa-siswi pada penerimaan tahun ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut terbilang sangat jauh dari pagu setiap kelas yang ada yaitu 28 siswa-siswi.
Kepala Sekolah SDN Dermo 2, Yuliati mengatakan, untuk SDN Dermo 2 selama ini siswa-siswi yang minat cukup sedikit, kalah dengan lembaga yang ada di sekitarnya.
"Setiap tahun memang sedikit yang minat disini, kalah dengan SD disekitarnya yang cukup tinggi peminatnya," kata Yuliati di sela-sela memantau MPLS di sekolahnya, Senin (13/7/2026).
Minimnya jumlah peserta didik baru di SDN Dermo 2 disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya berada di antara 2 SDN yang cukup favorit seperti SDN Dermo 1 dan SDN Gempeng 1. Selain itu, ada 2 lembaga swasta yang cukup besar yang bersaing untuk mendapatkan calon siswa-siswi baru.
"Disini diapit SDN favorit dan swasta yang juga mempublikasikan nama besar," jelasnya.
Sementara itu, Kepala pengawas sekolah wilayah Kecamatan Bangil Dalikah menuturkan, di wilayah Bangil saat ini ada 5 lembaga dibawah Dinas Pendidikan (Diknas) yang siswa-siswi dibawa pagu.
"Saat ini ada 5 lembaga SDN yang masuk daftar dibawa pagu kurang dari 20 siswa-siswi, sedangkan pagunya 28 siswa-siswi," terangnya.
Diharapkan lembaga yang memiliki siswa-siswi kurang dari pagu untuk meningkatkan kinerjanya dan kegiatan ekstrakurikuler yang menarik siswa-siswi.
"Harus membuat terobosan mulai kedisiplinan hingga kegiatan ekstrakurikuler, sehingga siswa-siswi tertarik," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....