Dukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Satpol PP Gandeng Warga dan Satlinmas
- 13 Jul 2026 15:39 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Keterbatasan jumlah personel tidak menyurutkan langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang dalam mendukung Gerakan Nasional Aksi Indonesia Asri. Sebaliknya, Satpol PP memperkuat kolaborasi dengan Satlinmas, masyarakat, perguruan tinggi, hingga pelaku usaha untuk menjaga ketertiban kota. Kolaborasi menjadi strategi utama menghadapi dinamika pelanggaran perda yang kini semakin kompleks, terutama keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang bersifat nomaden.
"Fenomena PKL sekarang berbeda. Mereka bergerak terus menggunakan sepeda motor, gerobak, bahkan becak listrik. Karena itu kami harus lebih kreatif melakukan edukasi dan melibatkan berbagai pihak untuk mencari solusi, bukan hanya melakukan penertiban," ujar Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, Senin 13 Juli 2026.
Heru menjelaskan pendekatan kolaboratif mulai diterapkan di sejumlah kawasan seperti Jalan Veteran, Kayutangan, Jalan Surabaya hingga sekitar pusat perbelanjaan dengan melibatkan perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan di wilayah tersebut.
Di sisi lain, Satpol PP juga memanfaatkan kekuatan Satlinmas yang tersebar di seluruh kelurahan untuk mendukung pengawasan di lapangan.
"Personel Satpol PP kami hanya 198 orang, sedangkan yang benar-benar bisa diterjunkan ke lapangan kurang dari 100 orang. Karena itu kami akan mengoptimalkan pelibatan Satlinmas yang jumlahnya mencapai 4.316 orang di 57 kelurahan, tentu dengan peningkatan kompetensi mereka," jelasnya.
Selain menjaga ketertiban, Satpol PP juga memperluas pelayanan kepada masyarakat. Pada hari pertama masuk sekolah, misalnya, petugas telah disiagakan sejak pukul 06.00 WIB di sejumlah sekolah untuk membantu mengurai kemacetan dan mencegah gangguan ketertiban.
Heru menambahkan peran Satpol PP kini tidak lagi terbatas pada penegakan perda, tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah, mulai dari penanganan penyandang disabilitas mental, pengendalian tuberkulosis (TBC), hingga pelayanan masyarakat lainnya.
"Kalau masyarakat menemukan pelanggaran perda atau gangguan ketertiban, silakan laporkan kepada kami melalui Instagram Satpol PP atau layanan Ngalam 112. Informasi dari masyarakat sangat membantu kami mengambil langkah cepat di lapangan," katanya.
Heru berharap semangat Gerakan Indonesia ASRI tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi gerakan bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga Kota Malang tetap tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....