Menjelang Operasional Sekolah Rakyat, Dinsos Kota Blitar Jangkau Ratusan Anak
- 01 Jul 2026 14:14 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Menjelang dimulainya operasional Sekolah Rakyat pada tahun ajaran baru 2026/2027, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar terus melakukan penjangkauan terhadap calon peserta didik.
Hingga akhir Juni 2026, ratusan anak yang masuk kategori belum sekolah dan putus sekolah telah berhasil dijangkau melalui pendampingan intensif.
Kepala Dinsos Kota Blitar, Eka Atikah, mengatakan pihaknya menerima data dari Kementerian Sosial yang mencatat lebih dari 6.000 anak di Kota Blitar masuk dalam kategori belum sekolah maupun putus sekolah. Namun, setelah dilakukan pemadanan data bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), jumlah tersebut menyisakan sekitar 1.200 anak.
"Data yang tersisa itu terdiri dari anak belum sekolah, putus sekolah, potensi tidak sekolah, hingga potensi putus sekolah," kata Eka, Rabu (1/7/2026).
Menurut Eka, hingga saat ini proses penjangkauan masih terus berlangsung. Dari sekitar 1.200 anak yang terdata, sebanyak 800 anak telah berhasil dijangkau oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dengan melibatkan perangkat kelurahan.
Ia menjelaskan, sesuai target pemerintah pusat, Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi secara serentak pada 14 Juli 2026 bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru. Program ini diharapkan menjadi solusi bagi anak-anak yang selama ini mengalami kendala dalam mengakses pendidikan formal.
Meski demikian, sistem pembelajaran yang diterapkan di Sekolah Rakyat berbeda dengan sekolah formal pada umumnya. Sekolah Rakyat menerapkan sistem multi entry multi exit, yang memungkinkan peserta didik masuk dan keluar sesuai kondisi serta kebutuhan masing-masing.
"Dengan sistem multi entry multi exit, siswa tidak harus masuk pada awal tahun ajaran. Misalnya ada anak yang tiba-tiba putus sekolah, mereka tetap bisa masuk kapan saja. Begitu pula saat keluar, sistemnya lebih fleksibel dibanding sekolah formal," ujarnya.
Dinsos Kota Blitar berharap, melalui pendekatan yang lebih fleksibel tersebut, semakin banyak anak yang sebelumnya tidak dapat mengakses pendidikan dapat kembali memperoleh haknya untuk belajar. Penjangkauan terhadap calon peserta didik pun akan terus dilakukan hingga operasional Sekolah Rakyat berjalan secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....