BPBD Kabupaten Malang Akan Gelar Simulasi Erupsi Kelud
- 30 Jun 2026 16:57 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang akan menggelar Gladi Posko dan Gladi Lapang untuk menguji kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi Gunung Kelud.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari Malang Raya guna memperkuat koordinasi penanganan bencana.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan simulasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya menyinergikan langkah-langkah penanganan darurat apabila terjadi aktivitas vulkanik yang berdampak pada wilayah Malang Raya.
"BPBD Kabupaten Malang melaksanakan Gladi Posko dan Gladi Lapang terkait potensi ancaman bencana erupsi Gunung Kelud. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan," ujar Sadono, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut diikuti perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, BPBD Kota Malang, BPBD Kota Batu, BPBD Provinsi Jawa Timur, unsur TNI-Polri, relawan kebencanaan, hingga dunia usaha yang berada di wilayah Malang Raya.
Melalui simulasi tersebut, seluruh pihak yang terlibat diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai prosedur penanganan darurat, mulai dari sistem komando, evakuasi, distribusi logistik, hingga pelayanan kepada masyarakat terdampak.
Sadono menjelaskan, gladi posko dan gladi lapang menjadi bagian penting dalam mengukur kesiapan personel maupun sarana pendukung kebencanaan. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan menyinkronkan peran masing-masing instansi agar respons saat terjadi bencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
"Kegiatan ini dilaksanakan untuk mensinergikan dan menyinkronkan penanganan darurat, khususnya jika terjadi erupsi Gunung Kelud yang berdampak pada wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya," katanya.
Pelaksanaan simulasi turut mendapat dukungan dari Program Siap Siaga Jawa Timur serta melibatkan kerja sama antara BPBD Kabupaten Malang dengan Pemerintah Australia melalui program penguatan ketangguhan bencana.
Sadono menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam meningkatkan kapasitas daerah menghadapi ancaman bencana. Dengan latihan yang dilakukan secara berkala, seluruh unsur yang terlibat dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat pengambilan keputusan saat kondisi darurat terjadi.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Malang melalui BPBD bersama berbagai pihak, termasuk dukungan Pemerintah Australia, dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana," ujarnya.
BPBD Kabupaten Malang berharap hasil simulasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus memperkuat sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi di wilayah Malang Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....