Kendalikan Inflasi, Pemkot Probolinggo Rutin Gelar Pasar Murah

  • 30 Jun 2026 16:36 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program yang digelar secara rutin ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo berlangsung di kawasan Jalan Panglima Sudirman, Kamis (25/6/2026) misalnya. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Probolinggo , Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, Kepala DKPPP Fitriawati, serta sejumlah pejabat dan mitra, termasuk .

Berbagai komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau, seperti beras SPHP, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur ayam, sayuran, hingga produk olahan hasil perikanan. DKPPP menggandeng Bulog dan pelaku usaha pangan lokal untuk memastikan pasokan tetap tersedia.

Kepala DKPPP Kota Probolinggo, Fitriawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

"Program ini menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Probolinggo dalam menekan inflasi daerah. Selain memastikan stok pangan tersedia, masyarakat juga bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," Katanya, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, pelaksanaan GPM kali ini menghadirkan komoditas yang lebih lengkap, termasuk cabai dan bawang merah yang menjadi salah satu penyumbang inflasi.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo, Ahmad Nur Varid, menyampaikan apresiasi atas tingginya minat masyarakat. Bulog menyiapkan satu ton beras SPHP dan siap menambah stok minyak goreng apabila permintaan meningkat.

Salah seorang warga Kelurahan Jati, Purwati, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang dijual lebih murah dibandingkan di pasaran sehingga dapat meringankan pengeluaran rumah tangga.

Pemerintah Kota Probolinggo berharap Gerakan Pangan Murah yang rutin dilaksanakan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, meningkatkan daya beli masyarakat, serta menekan laju inflasi di daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....