BPBD Kabupaten Probolinggo Petakan 29 Desa Rawan Kekeringan
- 28 Jun 2026 17:47 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo memetakan sebanyak 29 desa di 11 kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau 2026. Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyiapkan distribusi air bersih bagi wilayah yang terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, mengatakan pemetaan dilakukan berdasarkan pengalaman kejadian pada tahun-tahun sebelumnya serta hasil pemantauan di lapangan. Selain itu, BPBD juga menyiapkan armada tangki air dan berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mempercepat penanganan apabila terjadi krisis air bersih.
Menurut Oemar, wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan umumnya berada di daerah perbukitan dan kawasan dengan sumber air yang terbatas saat musim kemarau. Karena itu, masyarakat diminta segera melapor kepada pemerintah desa maupun kecamatan apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
"BPBD telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk distribusi air bersih ke desa-desa yang membutuhkan. Kami juga terus memantau perkembangan musim kemarau agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat," kata Oemar, Minggu (28/6/2026).
Selain mengantisipasi kekeringan, BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang biasanya meningkat pada musim kemarau. Warga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan di kawasan yang mudah terbakar.
BPBD Kabupaten Probolinggo memastikan kesiapsiagaan personel, armada, dan peralatan akan terus ditingkatkan selama musim kemarau berlangsung. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan dampak kekeringan maupun potensi bencana lain yang dipicu cuaca kering terhadap masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....