Ribuan Jamaah An Nur 2 Malang Mengetuk Pintu Langit untuk Indonesia

  • 28 Jun 2026 00:38 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Malang Raya mengikuti Istighosah dan Doa Kebangsaan bertajuk “Mengetuk Pintu Langit, Merajut Persatuan” di Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jumat malam.

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah itu menjadi momentum memperkuat persatuan sekaligus mendoakan keselamatan bangsa dan negara.

Agenda yang diinisiasi Majlis Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah bersama para masyayikh se-Malang Raya tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sekitar 15 ribu jamaah hadir memadati lokasi kegiatan dengan mengenakan busana putih sebagai simbol kesucian dan persaudaraan.

Lantunan selawat, zikir, dan doa bersama dipanjatkan secara khusyuk oleh para ulama, santri, dan masyarakat. Suasana religius mewarnai kegiatan yang mengusung semangat menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

Perwakilan Majelis Keluarga Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo, Ahmad Ibrahim Zainul Akbar atau Gus Zen, mengatakan tema yang diangkat mencerminkan harapan agar Indonesia senantiasa memperoleh perlindungan, keberkahan, dan kedamaian.

"Kami berdoa melalui majelis ini agar Indonesia dijadikan oleh Allah sebagai bangsa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ujar Gus Zen.

Menurutnya, nilai persatuan dan kesatuan harus terus dirawat sebagai modal utama menjaga keutuhan bangsa. Di tengah derasnya perkembangan zaman dan berbagai dinamika sosial, masyarakat diharapkan tetap mengedepankan kerukunan serta semangat gotong royong.

"Tentu untuk mewujudkan hal itu perlu kekompakan dan persatuan kita sebagai rakyat Indonesia. Tidak boleh terpecah belah meski goncangan yang dihadapi bangsa ini begitu besar," katanya.

Selain mendoakan keselamatan bangsa, para jamaah juga memanjatkan doa khusus bagi Presiden Prabowo Subianto agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan dalam menjalankan amanah sebagai kepala negara.

Gus Zen menilai dukungan moral melalui doa menjadi bagian dari partisipasi masyarakat dalam mendukung jalannya pemerintahan dan berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Kami juga berdoa untuk para pejabat pemerintah, anggota legislatif, dan seluruh pihak yang mengurus negara ini agar senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan, terutama kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, para ulama dan masyarakat berharap semangat persatuan, kebersamaan, serta doa untuk bangsa terus menguat, sehingga Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan dengan tetap menjaga kerukunan dan persaudaraan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....