Tak Lagi Kesulitan Air Bersih, Warga 7 Desa di Malang Sambut Bantuan Sumur Bor
- 25 Jun 2026 18:18 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Rasa syukur kini tengah menyelimuti masyarakat di tujuh desa yang tersebar di tiga kecamatan Kabupaten Malang. Masalah klasik berupa kelangkaan air bersih yang kerap menghantui warga kini teratasi berkat diresmikannya tujuh titik fasilitas Sumur Bor Polri Presisi di wilayah Kecamatan Pagak, Donomulyo, dan Sumbermanjing Wetan.
Bagi ratusan kepala keluarga (KK) di kawasan tersebut, infrastruktur baru ini menjadi berkah besar, terutama sebagai solusi jangka panjang untuk menghadapi ancaman kekeringan saat musim kemarau tiba.
Peresmian sarana air bersih ini berpusat di Dusun Krajan, Desa Pagak, pada Kamis (25/6/2026). Warga setempat menyambut langsung peresmian yang dipimpin oleh Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi, didampingi jajaran Muspika, tokoh agama, serta kepala desa setempat.
Kini, warga tidak perlu lagi cemas memikirkan pasokan air. Setiap sumur bor telah dilengkapi dengan tandon air berkapasitas jumbo sebesar 5.200 liter yang terhubung langsung ke jaringan distribusi pemukiman. Menariknya, manfaat air bersih ini tidak hanya dinikmati untuk keperluan rumah tangga, melainkan juga dialirkan ke lembaga pendidikan, pondok pesantren, tempat ibadah dan kegiatan keagamaan.
Adapun sebaran wilayah yang kini terbebas dari krisis air meliputi empat titik di Kecamatan Pagak, satu titik di Kecamatan Donomulyo, dan dua titik di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Secara rinci, desa-desa penerima manfaat tersebut adalah Desa Pagak, Desa Sumbermanjingkulon, Desa Sumberejo, Desa Gampingan, Desa Sumberoto, Desa Sumberagung, dan Desa Kedungbanteng.
Kebahagiaan masyarakat semakin lengkap karena selain mendapatkan akses air bersih, mereka juga menerima bantuan paket sembako dari Polres Malang. Kegiatan sosial ini sendiri digelar sebagai bagian dari momen menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan pemenuhan kebutuhan dasar yang sangat krusial bagi kehidupan warga. Pihaknya berharap, kehadiran sumur bor ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian hadir sebagai sahabat masyarakat yang siap membantu menyelesaikan problem sosial di lapangan.
"Saya menitipkan pesan kepada seluruh warga penerima manfaat agar merawat fasilitas ini bersama-sama, menjaga kebersihan dan kelestariannya serta memanfaatkan air dengan bijak agar manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi berikutnya," ujar AKBP Taat Resdi, Kamis (25/6/2026).
Kini, fasilitas tersebut telah sepenuhnya diserahkan kepada warga. Gotong-royong antar-masyarakat dalam merawat sumur bor ini menjadi kunci utama agar aliran air yang membawa berkah kesehatan dan kesejahteraan ini dapat terus mengalir hingga masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....