KAI Daop 7 Gandeng Railfans Kampanye Antipelecehan di Stasiun Blitar
- 25 Jun 2026 06:34 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menggandeng komunitas pencinta kereta api (Railfans) dari Madiun, Kertosono, dan Blitar untuk menggelar kampanye antipelecehan seksual di Stasiun Blitar, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi upaya bersama dalam menciptakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk tindakan asusila.
Dalam kegiatan itu, para anggota komunitas bersama petugas KAI mengajak pelanggan kereta api untuk ikut menyuarakan penolakan terhadap pelecehan seksual. Mereka menggelar aksi penandatanganan petisi, membagikan brosur edukasi, serta membentangkan banner dan mockup berisi pesan-pesan agar masyarakat berani melapor apabila melihat maupun mengalami tindakan pelecehan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kolaborasi dengan Railfans dari tiga wilayah tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas edukasi kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran bersama untuk mewujudkan ruang publik yang aman bagi seluruh pengguna jasa kereta api.
"Kami mengapresiasi semangat teman-teman Railfans Madiun, Kertosono, dan Blitar yang turut mengambil peran dalam gerakan ini. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mengajak seluruh pelanggan agar tidak ragu bersuara dan segera meminta bantuan petugas apabila melihat atau mengalami tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual, baik di stasiun maupun selama perjalanan kereta api," ujar Tohari, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, KAI menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap segala bentuk tindakan asusila. Pelaku yang terbukti melakukan pelecehan seksual di lingkungan perkeretaapian akan dikenakan sanksi tegas berupa pemblokiran identitas atau blacklist sehingga tidak dapat lagi menggunakan layanan kereta api dalam jangka waktu tertentu, bahkan secara permanen.
"KAI tidak akan memberi ruang bagi pelaku pelecehan seksual. Kami berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan selama menggunakan layanan kereta api," tegasnya.
Selain melakukan langkah preventif melalui edukasi, KAI juga menghadirkan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan rasa aman pelanggan. Salah satunya melalui fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI yang memungkinkan penumpang perempuan melihat posisi tempat duduk berdasarkan gender penumpang di sekitarnya.
Tohari menambahkan, keterlibatan komunitas Railfans dalam kampanye tersebut menunjukkan bahwa menciptakan lingkungan transportasi yang aman merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui sinergi antara perusahaan, komunitas, dan pelanggan, KAI Daop 7 Madiun berharap budaya saling menjaga dan berani melapor dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat.
"Kami ingin layanan kereta api tidak hanya dikenal karena keselamatan dan ketepatan waktunya, tetapi juga karena mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan," imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....