Heli Suyanto Kenang Perjuangan Aremania saat Laga Tandang

  • 22 Jun 2026 12:44 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mengenang perjalanan dan pengalaman pribadinya sebagai Aremania saat menghadiri pembukaan Munas II Aremania Utas di Selecta Hotel, Kota Batu, Sabtu (20/6/2026).

Dalam sambutannya, Heli mengaku bangga dengan keberadaan Presidium Aremania yang saat ini dinilai mampu menjadi wadah sekaligus jembatan komunikasi bagi para suporter Arema dengan berbagai pihak terkait.

Menurutnya, pada masa ketika dirinya aktif mengikuti pertandingan tandang Arema ke berbagai daerah, para suporter belum memiliki organisasi atau wadah resmi yang dapat membantu ketika menghadapi persoalan di perjalanan maupun di lokasi pertandingan.

“Saya bangga dengan adanya Presidium Aremania ini. Dulu, berdasarkan pengalaman pribadi, ketika kami menonton Arema di luar kota dan menghadapi permasalahan, baik di perjalanan maupun di venue pertandingan, tidak ada yang mengurus atau menjadi tempat kami mengadu,” kata Heli.

Heli kemudian menceritakan salah satu pengalaman saat mengikuti laga tandang Arema ke Solo. Saat itu, gesekan antar suporter kerap terjadi dan membuat sejumlah Aremania harus berurusan dengan aparat keamanan.

“Saya pernah menonton Arema tandang ke Solo. Sebagaimana suporter pada umumnya, terkadang terjadi gesekan atau kericuhan kecil. Saat itu kami sempat diamankan,” ujarnya.

Dalam situasi tersebut, lanjut Heli, para suporter hanya mengandalkan jaringan pertemanan dan tokoh masyarakat yang dianggap mampu membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

“Sak kenek-kenek e kalau bahasa Malangan, sak onone seng kiro-kiro dipercaya bisa membantu konco-konco Aremania. Entah itu Pak RT, entah Pak Lurah, entah siapa, waktu itu kita telpon,” kenangnya.

Ia menilai kondisi saat ini jauh lebih baik dengan hadirnya Presidium Aremania yang berfungsi sebagai penghubung antara suporter dengan aparat penegak hukum maupun kelompok suporter lainnya di Indonesia.

“Dengan adanya Presidium Aremania, teman-teman suporter kini memiliki wadah yang jelas. Dalam setiap kegiatan Aremania pasti ada saja adik-adik kita yang mungkin melakukan kesalahan. Nah, Presidium ini bisa menjadi penyambung komunikasi antara Aremania dengan aparat penegak hukum maupun pihak-pihak terkait lainnya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Heli berharap Presidium Aremania juga dapat berperan dalam menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM yang selama ini tumbuh dari kultur Aremania.

“Saya berharap Presidium ini tidak hanya berbicara soal suporter. Dulu banyak teman-teman Aremania yang menggantungkan penghasilan dari berjualan syal, kaus, dan berbagai atribut Arema. Mudah-mudahan melalui Presidium ini, UMKM milik Aremania di Malang Raya bahkan di berbagai daerah bisa kembali berkembang dan hidup,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Heli juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Munas II Aremania Utas yang hadir di Kota Batu. Ia mengaku masih memiliki kedekatan dengan komunitas Aremania Malabar yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebagai pendukung Arema.

Menurut Heli, keberadaan Presidium Aremania diharapkan dapat memperkuat solidaritas antarsuporter, menjaga komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang lahir dari semangat kebersamaan Aremania.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....