Petugas SE di Daerah Perbukitan Kota Batu Datangi Warga hingga Malam Hari
- 19 Jun 2026 11:52 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kondisi geografis Kota Batu yang didominasi kawasan perbukitan dan pertanian mendorong BPS Kota Batu menerapkan strategi khusus dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Petugas bahkan melakukan pendataan hingga malam hari untuk menyesuaikan aktivitas masyarakat.
Penempatan petugas dilakukan berdasarkan domisili agar mereka lebih memahami kondisi wilayah dan karakter masyarakat setempat.
"Kami mengutamakan petugas mendapatkan wilayah kerja sesuai domisilinya. Harapannya mereka sudah memahami kondisi geografis dan karakter masyarakat yang akan didata," ujar Kepala BPS Kota Batu, Herlina Prasetyowati Sambodo, dalam program Halo RRI, Kamis 18 Juni 2026.
Menurut Herlina, sebagian besar warga yang tinggal di kawasan dataran tinggi berprofesi sebagai petani sehingga tidak berada di rumah pada pagi hari.
"Untuk daerah pertanian dan perbukitan, petugas melakukan pendataan mulai siang sampai malam hari karena pagi hari masyarakat biasanya berada di sawah atau kebun," katanya.
Strategi tersebut dinilai efektif sehingga proses pendataan tetap berjalan lancar meski menghadapi tantangan geografis yang beragam.
Selain itu, BPS juga telah menyiapkan mekanisme kunjungan ulang apabila petugas tidak berhasil menemui penghuni rumah atau pemilik usaha saat kunjungan pertama.
"Kalau saat didatangi rumah atau tempat usaha sedang kosong, petugas akan melakukan kunjungan ulang atau revisit sampai batas akhir pendataan pada 31 Agustus 2026," ujar Herlina.
BPS Kota Batu juga membuka layanan pengaduan dan informasi bagi masyarakat yang belum didatangi petugas atau ingin memastikan keabsahan petugas sensus.
"Kami membuka call center Sensus Ekonomi BPS Kota Batu 082190003579, yang dapat dihubungi masyarakat apabila ada pengaduan, belum didatangi petugas, atau ingin mengecek identitas petugas yang datang," tegasnya
Melalui berbagai strategi tersebut, BPS Kota Batu menargetkan minimal 25 persen pendataan dapat diselesaikan pada Juni 2026 sebagai bagian dari pengawasan awal kualitas data sebelum seluruh target sekitar 91 ribu rumah tangga dan usaha selesai didata pada akhir Agustus mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....