Suhu Bromo Capai 4 Derajat Celsius, Bediding Diperkirakan Memuncak Agustus
- 17 Jun 2026 12:33 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara di sejumlah kawasan pegunungan Jawa Timur mengalami penurunan signifikan selama musim kemarau tahun ini. Suhu terendah tercatat di kawasan pegunungan sekitar Gunung Bromo dan Semeru.
Ketua Tim Kerja Meteorologi BMKG Juanda, Andrie Wijaya, mengungkapkan suhu di kawasan Bromo sempat mencapai angka yang sangat rendah.
"Kalau di Bromo kemarin tercatat sekitar empat sampai lima derajat Celsius," ujar Andrie, Rabu 17 Juni 2026.
Menurut Andrie, suhu dingin ekstrem umumnya terjadi pada malam hingga dini hari ketika pelepasan panas dari permukaan bumi berlangsung maksimal.
"Biasanya suhu paling dingin dirasakan mulai malam menjelang dini hari, sekitar pukul 23.00 hingga 01.00," terangnya.
Meski demikian, BMKG menilai fenomena bediding tahun ini masih berada dalam kategori normal dan tidak menunjukkan anomali yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Kalau secara umum masih normal. Mungkin ada selisih satu sampai dua derajat dibanding tahun sebelumnya, tetapi masih dalam batas normal," jelas Andrie.
Ia memperkirakan suhu dingin masih akan terus dirasakan masyarakat hingga puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Agustus hingga awal September 2026.
"Puncak musim kemarau kemungkinan terjadi pada Agustus hingga awal September. Setelah itu mulai masuk masa pancaroba," tuturnya.
Fenomena suhu rendah di kawasan pegunungan bahkan dapat memunculkan embun es atau yang dikenal masyarakat sebagai embun upas, yang kerap menjadi daya tarik wisatawan ke kawasan Bromo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....