Kabupaten Malang Didorong Jadi Pesantren Pancasila

  • 16 Jun 2026 14:59 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Penggagas Hari Santri Nasional KH Thoriq bin Ziyad mendorong Kabupaten Malang menjadi percontohan atau pilot project pengembangan konsep "Pesantren Pancasila".

Menurutnya, penguatan materi dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di lingkungan pesantren dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat karakter kebangsaan generasi muda.

"Kami berharap Kabupaten Malang menjadi kabupaten pesantren Pancasila. Jika ingin belajar Pancasila, orang bisa datang ke Malang untuk mempelajarinya langsung di pesantren," kata Gus Thoriq sapaan akrab KH. Thoriq bin Ziyad, Selasa (16/6/2026).

Ia menyatakan pondok pesantren Babussalam Banjarejo siap apabila materi terkait Pancasila diperkuat dalam pendidikan madrasah diniyah maupun pembelajaran kepesantrenan.

KH Thoriq juga berharap pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap gagasan tersebut melalui kolaborasi dengan pondok pesantren.

Menurutnya, Malang memiliki nilai historis yang kuat dalam perjalanan pemikiran kebangsaan Indonesia, termasuk keberadaan situs sejarah seperti Candi Jago yang disebut turut menginspirasi lahirnya gagasan kebangsaan.

"Pesantren harus menjadi ruang pengajaran sekaligus pengamalan Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Pengasuh Ponpes Babussalam Pagelaran Malang itu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....