Kronologi Santri Kediri Tersapu Ombak Pantai Pangi saat Outing Class

  • 13 Jun 2026 00:52 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Kegiatan outing class yang diikuti puluhan santri/santriwati asal Kabupaten Kediri di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, berakhir duka.

Tiga santri tersapu ombak besar saat berada di area karang pantai pada Kamis (11/6/2026) siang. Dua korban berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban masih dalam pencarian.

Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat rombongan Pondok Pesantren asal Kabupaten Kediri tiba di Pantai Pangi sekitar pukul 10.30 WIB.

Rombongan terdiri dari 26 santri-santriwati dan 10 ustadz-ustadzah yang melaksanakan kegiatan outing class.

Setelah tiba di lokasi, sejumlah santri bersama seorang ustadz berjalan menuju area karang tebing di sisi timur pantai. Saat itu kondisi cuaca terlihat normal, namun tidak lama kemudian gelombang laut mulai meninggi disertai angin kencang.

"Rombongan tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Kemudian beberapa santri menuju area karang di sisi timur pantai bersama pendamping. Saat berada di lokasi, datang gelombang besar yang langsung menyeret tiga anak ke laut," ujar Aiptu Muheni, Kamis (11/6/2026).

Tiga korban yang terseret ombak masing-masing perempuan berinisial M (9), warga Kecamatan Badas, laki-laki berinisial AZ (11), warga Kecamatan Plosoklaten, dan perempuan berinisial A (9), warga Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Aiptu Muheni mengatakan gelombang yang datang diperkirakan mencapai ketinggian sekitar dua meter. Besarnya ombak membuat ketiga korban kehilangan pijakan dan terbawa arus laut.

"Gelombang datang secara tiba-tiba dengan ketinggian kurang lebih dua meter. Tiga anak yang berada di area karang langsung terseret arus," katanya.

Mengetahui kejadian tersebut, para santri, ustadz pendamping, serta warga sekitar berupaya memberikan pertolongan. Korban AZ berhasil diselamatkan oleh rekannya yang berada di sekitar lokasi. Sementara dua korban lainnya sempat terbawa arus menjauh dari bibir pantai.

Warga dan nelayan setempat kemudian bergerak melakukan pencarian menggunakan perahu. Sekitar pukul 11.30 WIB, korban A berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan segera dievakuasi ke Puskesmas Bakung untuk mendapatkan penanganan medis.

"Satu korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan. Sedangkan satu korban lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan," ungkap Muheni.

Hingga Kamis sore, korban M masih belum ditemukan. Tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, relawan, nelayan, dan masyarakat setempat terus menyisir perairan serta sepanjang garis pantai di sekitar lokasi kejadian.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berwisata di kawasan pantai selatan yang dikenal memiliki ombak besar dan arus kuat. Wisatawan diminta mematuhi rambu-rambu keselamatan dan tidak bermain di area karang maupun lokasi yang berpotensi membahayakan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menghindari area berbahaya saat berada di pantai, terutama ketika ombak sedang tinggi," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....