SOBER 2026 Hadirkan Kebahagiaan untuk Anak Pejuang Kanker

  • 06 Jun 2026 19:38 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kegiatan Sosiologi Berbagi (SOBER) 2026 Volume 1 digelar di Taman Irna IV Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Pahlawan Beraksi Kasih Terbagi” ini menghadirkan mahasiswa untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak pejuang kanker.

Acara tersebut dilaksanakan di Unit Sahabat Anak Kanker RSSA Kota Malang. Kegiatan dirancang sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan moral bagi anak-anak yang sedang menjalani pengobatan.

Ketua Pelaksana kegiatan, Yasmin Sofie, mengatakan peserta SOBER berinteraksi langsung dengan anak-anak pasien kanker melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan semangat dan kebahagiaan bagi para pasien.

“Teknis acaranya sendiri kita main sama pasien dari Sahabat Anak Kanker. Mereka adalah pahlawan-pahlawan hebat yang memang harus kita ajak untuk selalu berbahagia dan bersemangat untuk kehidupan selanjutnya,” ujar Yasmin.

Anak-anak pejuang kanker melukis totebag

Menurutnya, anak-anak pejuang kanker membutuhkan dukungan tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga dari lingkungan sosial di sekitarnya. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menjadi penyemangat dalam proses pemulihan mereka.

Kegiatan SOBER 2026 Volume 1 juga mendapat apresiasi dari Dosen Sosiologi Universitas Brawijaya, Dewi Puspita Rahayu. Ia menilai program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kelompok rentan di masyarakat.

Dewi mengaku bangga karena mahasiswa Himpunan Sosiologi mampu menghadirkan program yang berdampak sosial. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan empati sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Saya sangat senang dan bangga dengan teman-teman mahasiswa Himpunan Sosiologi yang sudah memiliki program kerja yang cukup bermanfaat bagi masyarakat dan berdampak bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak pengidap kanker,” katanya.

Ia berharap kegiatan SOBER tidak berhenti pada satu pelaksanaan saja. Ke depan, program serupa diharapkan dapat berlanjut melalui kerja sama yang lebih luas dengan Yayasan Sahabat Anak Kanker maupun berbagai pihak lainnya.

Dewi optimistis kegiatan sosial yang berkelanjutan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain membantu kelompok rentan, program tersebut juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....