Lansia Jatim Dapat Bantuan Modal Usaha, Pemprov Salurkan Zakat Produktif

  • 31 Mei 2026 12:23 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong kemandirian lansia melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi. Dalam peringatan Hari Lansia Nasional, ratusan lansia menerima bantuan zakat produktif dan dukungan usaha untuk membantu mereka tetap produktif di usia senja.

"Lansia bukan akhir dari segalanya. Lansia juga awal untuk tetap berdaya, sehat, dan tangguh," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi. Minggu 31 Mei 2026.

Restu Novi menjelaskan, Pemprov Jatim menyalurkan zakat produktif sebesar Rp500 ribu kepada 100 lansia. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan rombong usaha bagi lansia yang masih aktif berdagang maupun menjalankan usaha kecil.

Menurutnya, bantuan tersebut diberikan karena masih banyak lansia yang tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Bahkan sebagian di antaranya masih menjadi tulang punggung keluarga dan mengasuh cucu-cucu mereka.

Selain program pemberdayaan ekonomi, Pemprov Jatim juga memberikan perlindungan sosial bagi lansia tidak berdaya melalui program PKH Plus. Tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp108 miliar untuk 54 ribu penerima manfaat dengan nilai bantuan Rp2 juta per orang per tahun.

Sementara itu, bantuan permakanan bagi lansia tidak berdaya melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) mendapat dukungan anggaran sebesar Rp450 juta.

Restu menegaskan, program pemberdayaan dan perlindungan sosial tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kesejahteraan lansia sekaligus memastikan mereka tetap memiliki kesempatan untuk hidup mandiri dan produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....