Songsong Hari Lahir Pancasila, Anak Muda Diminta Bijak Bermedsos
- 29 Mei 2026 15:49 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Pengamat Kebangsaan Universitas Brawijaya (UB) Dr. Mohammad Anas meminta generasi muda memanfaatkan media sosial secara positif untuk memperkuat nilai kebangsaan dan keberagaman menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026.
Menurut Anas, perkembangan digital membawa dampak positif sekaligus negatif bagi kehidupan sosial masyarakat, terutama anak muda.
“Kita tahu bahwa perkembangan digital yang berdampak pada hal-hal yang bersifat destruktif, hal-hal yang bersifat negatif pada anak-anak muda khususnya misalnya terkait dengan hoaks,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Ia juga menyoroti algoritma media sosial yang dinilai dapat memicu sikap eksklusif dan mempersempit ruang dialog antarkelompok masyarakat.
“Algoritma itu mengarahkan pada satu kelompok tertentu sehingga kemudian kita tidak bisa mencair, tidak bisa terbuka dengan kelompok-kelompok yang lain,” katanya.
Karena itu, Anas mendorong anak muda menjadikan media sosial sebagai ruang kreativitas dan kampanye nilai-nilai inklusivitas serta keberagaman.
“Media sosial itu diarahkan untuk menjadi kampanye yang positif bagi isu-isu tentang inklusivitas, keberagaman, dan seterusnya,” ujarnya.
Ia menilai kontekstualisasi Pancasila di ruang digital penting dilakukan agar nilai kebangsaan tidak tergerus arus globalisasi.
“Utamanya bukan hanya untuk sebagai satu bentuk nilai yang bersifat normatif begitu, tapi juga harus bersifat transformatif untuk perubahan bangsa Indonesia yang lebih baik,” kata Anas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....