Dinas Pendidikan Kota Batu Tanamkan Nilai Pancasila Melalui Pendidikan
- 29 Mei 2026 15:04 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Dinas Pendidikan Kota Batu terus menguatkan implementasi nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Penguatan tersebut dilakukan melalui kurikulum, kegiatan sekolah, dan budaya lokal yang religius.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nur Hidayat mengatakan Kota Batu memiliki karakter pendidikan yang kuat dengan keberadaan sekolah berbasis pesantren, sekolah alam, hingga sekolah inklusi. Menurutnya, pengamalan Pancasila sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para pelajar.
“Kita membumikan semangat Pancasila melalui tiga jalur utama, yaitu kurikulum, kegiatan sekolah, dan budaya lokal Batu yang religius,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Pada sila pertama, implementasi dilakukan melalui pembiasaan doa bersama dan tadarus sebelum kegiatan belajar mengajar. Selain itu, siswa juga mengikuti pesantren kilat saat Ramadan serta menjaga toleransi antarumat beragama di lingkungan sekolah.
Alfi menjelaskan sekolah di Kota Batu juga menyediakan ruang ibadah yang digunakan secara bergantian oleh siswa lintas agama. Kegiatan Batu Religious Forum Pelajar turut rutin dilaksanakan untuk memperkuat nilai toleransi.
Untuk sila kedua, Dinas Pendidikan mendorong pendidikan inklusi dan penguatan sikap empati antarsiswa. Beberapa sekolah negeri dan swasta di Kota Batu disebut menerima siswa berkebutuhan khusus tanpa diskriminasi.
“Kemudian juga ada kampanye anti-bullying dan program Jumat Berbagi untuk membantu warga yang membutuhkan,” terangnya.
Sementara implementasi sila ketiga diwujudkan melalui kegiatan upacara bendera, paskibra, pramuka, hingga lomba kebangsaan antar sekolah. Pelajar juga dikenalkan keberagaman budaya Nusantara melalui Festival Batu Kreatif Pelajar.
Pada sila keempat, pelajar dilatih berdemokrasi melalui kegiatan OSIS, musyawarah sekolah, hingga Parlemen Remaja Kota Batu binaan DPRD. Menurut Alfi, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran menyampaikan aspirasi secara bijak.
Implementasi sila kelima dilakukan melalui penyaluran bantuan pendidikan agar siswa kurang mampu tetap dapat bersekolah. Selain itu, pelajar juga diajak aktif dalam kegiatan sosial dan kampanye lingkungan di kawasan wisata Kota Batu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....